PT Astra Internasional membagikan dividen sebesar 8,66 Triliun Rupiah, 40% dari laba bersih tahun buku 2019. Pembagian saham ini termasuk dari dividen interim yang telah dibayarkan pada 30 Oktober 2019 lalu sebesar 2,31 Triliun Rupiah. Oleh karena itu, Dividen yang dibagikan adalah sebesar 157 Rupiah per lembar saham.

RUPST Astra Internasional 2020

Keputusan dividen dibuat dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilakukan Selasa, 16 Juni 2020 di pagi hari. Pembagian dividen tersebut membuat Astra membukukan laba ditahan sebesar 13,04 Triliun Rupiah.

Selain keputusan untuk membagikan dividen yang akan dibayar sesuai ketentuan pajak, terjadi juga pergantian jajaran direksi serta dewan komisaris perseroan. Pergantian jajaran direktur dan dewan komisaris perseroan berubah menjadi sebagai berikut :

Direksi Perseroan
Presiden Direktur : Djony Bunarto Tjondro
Direktur : Johannes Loman
Direktur : Suparno Djasmin
Direktur : Chiew Sin Cheok
Direktur : Gidion Hasan
Direktur : Henry Tanoto
Direktur : Santosa
Direktur : Gita Tiffani Boer
Direktur : FXL Kesuma

Dewan Komisaris Perseroan
Presiden Komisaris : Prijono Sugiarto
Komisaris Independen : Sri Indrastuti Hadiputranto
Komisaris Independen : Rahmat Waluyanto
Komisaris Independen : Apinont Suchewaboripont
Komisaris : Anthony John Liddell Nightingale
Komisaris : Benjamin William Keswick
Komisaris : Mark Spencer Greenberg
Komisaris : John Raymond Witt
Komisaris : Stephen Patrick Gore
Komisaris : Benjamin Birks

Perubahan ini berlaku sejak ditutupnya Rapat ini sampai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2023, kecuali untuk John Raymond Witt dan Stephen Patrick Gore sampai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2022.

Perubahan Harga ASII Setelah RUPST

Setelah diadakan RUPST harga saham ASII mengalami penutupan lebih tinggi dari Hari Senin. Hari ini ASII tutup pada harga 4.970 Rupiah dimana pada Hari Senin ASII ditutup pada harga 4.740 Rupiah. Penutupan harga pada Hari Selasa ini menunjukkan penutupan harga yang lebih tinggi dari 3 hari kerja sebelumnya. Perubahan harga ini dapat menunjukkan pergerakan balik arah pada saham ASII. Ditambah dengan sentimen IHSG yang meningkat akibat faktor ekonomi Global seperti Stimulan Positif dari Amerika, dan New Normal di Indonesia, ASII dapat mencapai harga lebih tinggi dari batas atas kecil pada minggu sebelumnya.

Namun, dalam pergerakan harga ASII, dapat dilihat bahwa untuk mengkonfirmasi pergerakan ke atas, dengan menggunakan metode price action trading, ASII harus menembus zona harga 5.255 Rupiah untuk mengkonfirmasi. Namun, dari pergerakan secara menyeluruh, pergerakan ke bawah sebelumnya sudah ditambah dengan fase konsolidasi dan pergerakan ke atas. Ditambah dengan adanya bentuk candlestick bullish hammer pada Hari Jumat lalu yang menunjukkan tanda pergerakan ke atas, ASII dapat mengubah pergerakannya ke atas.

Baca Juga: Saatnya Belajar Trading dari Live Streaming!

*Analisis ini dilakukan oleh Tim Trader Harian

Tags: