Shiba Eternity: Game Baru dari Shiba Inu

Pada Selasa (2/8/2022) waktu setempat, pengembang di balik meme coin populer, Shiba Inu (SHIB) meluncurkan nama game yang telah lama ditunggu-tunggu oleh para investor SHIB.

Menurut pengumuman yang dilansir dari akaun Twitter resmi Shiba Inu, game tersebut akan disebut “Shiba Eternity” dan akan tersedia untuk pemain di Apple App Store dan Google Play Store. Dalam game ini, Shiba Inu Bermitra dengan developer game asal Australia, PlaySide Studios.

Shiba Eternity merupakan collectible card game (CCG) atau permainan kartu koleksi multi pemain. Meskipun begitu, belum ada detail spesifik yang diberikan tim karena proyek ini masih dalam tahap pengembangan.

Dilansir dari Ambcrypto, Senin (8/8/2022), sikap apatis investor yang berkelanjutan, membuat mereka ragu apakah game ini dapat membantu menghidupkan kembali minat pada token SHIB yang sedang sakit. SHIB, token asli proyek ini, telah mengalami penurunan harga selama lebih dari sembilan bulan.

Berkurangnya minat pada token asli semakin dalam meskipun banyak proyek dalam ekosistem Shiba Inu. Misalnya, sejak peluncuran Shib metaverse-nya, SHIB telah kehilangan lebih dari 90 persen nilainya.

Baca juga: Shiba Inu Blacklist Pengguna, Gara-Gara Apa?

Penurunan Panjang 6 Bulan

Shiba Inu memulai tahun ini dengan harga di level USD 0,000033 atau sekitar Rp 0,49. Dalam 180 hari pertama tahun ini, harga token meme turun 69 persen. Pada 30 Juni, satu token SHIB ditukar dengan USd 0,00001.

Pada paruh pertama 2022, ketika harga anjlok, aktivitas perdagangan untuk SHIB juga menurun. Setelah volume perdagangan tertinggi 4,79 miliar pada 7 Februari, aktivitas perdagangan untuk token ini turun secara signifikan.

SHIB menutup semester pertama 2022 dengan penurunan 85 persen dalam volume perdagangan sejak tertinggi 7 Februari. Juga, dalam periode 6 bulan, kapitalisasi pasar SHIB turun dari USD 18 miliar menjadi USD 5 miliar.

Sebelumnya, pengembang utama di balik meme koin populer cryptocurrency Shiba Inu pada Rabu, 6 Juli 2022 membeberkan rencana untuk memperluas ekosistem Shiba Inu dengan stablecoin terdesentralisasi, token hadiah yang disebut TREAT, dan koleksi permainan kartu untuk metaverse-nya.

Dalam posting blog Medium, pseudonim pengembang Shiba Inu, Shytoshi Kusama mengatakan “pengembang independen” sedang membuat stablecoin terdesentralisasi yang disebut SHI. Namun, belum diketahui seperti apa sistem stablecoinnya apakah akan seperti Terra USD atau stablecoin Tether.

Tim berharap agar bisa berbagi lebih banyak informasi ketika SHI mendekati bentuk akhirnya, dan berencana untuk meluncurkannya nanti pada akhir 2022, kata posting blog.

TREAT, token hadiah metaverse SHIB juga akan datang di ekosistem Shiba Inu, token itu nantinya dikaitkan dengan Game Kartu Koleksi Shiba. Token tersebut juga akan “membantu memberikan keseimbangan pada” stablecoin Shiba Inu, kata posting blog tersebut tanpa menjelaskan bagaimana cara kerjanya.

 

Sumber

Baca juga: Shiba Inu, Rival Dogecoin Kini Tersedia di Bursa Crypto Gemini!

Tags: