Harga bitcoin dan kripto lainnya terpantau menguat pada perdagangan Jumat (14/10/2022), mengikuti pergerakan pasar saham global yang berhasil rebound.

Melansir data dari CoinMarketCap pada pukul 09:30 WIB, Bitcoin melesat 3,79% ke posisi harga US$ 19.791,74/koin atau setara dengan Rp 303.803.209/koin (asumsi kurs Rp 15.350/US$). Sedangkan untuk Ethereum terapresiasi 3,21% ke posisi US$ 1.329,21/koin atau Rp 20.403.374/koin.

Beberapa koin digital (token) alternatif (altcoin) terpantau melesat lebih dari 2%, seperti BNB, Cardano, Solana, dan Dogecoin. Adapun untuk token XRP terpantau melonjak 4,9%.

Pasar kripto cenderung mengikuti pergerakan pasar saham global yang berhasil rebound setelah beberapa hari sebelumnya memburuk akibat kekhawatiran pasar terkait potensi resesi global.

Cerahnya kripto dan saham global terjadi setelah Amerika Serikat (AS) merilis data inflasi dari sisi konsumen (Indeks Harga Konsumen/IHK) per September 2022.

Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan IHK utama AS mencapai ke 8,2% (year-on-year/yoy) pada September lalu.

Baca juga: Harga Bitcoin Stabil di $19.000 pada Selasa (11/10)

Laju inflasi memang lebih rendah dibandingkan pada Agustus yang tercatat 8,3% (yoy) tetapi masih di atas ekspektasi pasar yakni 8,1% (yoy).

Secara bulanan (month-to-month/mtm), inflasi tercatat 0,4% pada September atau meningkat dibandingkan pada Agustus yang tercatat 0,1%. Inflasi inti menyentuh 6,6 % (yoy) pada September, level tertingginya sejak 1982 atau 40 tahun terakhir.

Data inflasi memang membuat pelaku pasar menghapus harapan mereka jika bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) akan melonggarkan kebijakan moneter dalam waktu dekat.

Namun, pelaku pasar juga mulai meyakini jika inflasi AS sudah mencapai puncaknya dan akan terus melandai ke depan.

Kedua faktor itulah yang membuat mereka terlihat kembali memburu aset berisiko. Namun sebelum rebound, bursa saham AS, Wall Street sempat ambruk pada awal perdagangan sebagai respon atas data inflasi yang masih di atas ekspektasi.

Di lain sisi, investor mungkin ingin memantau aliran masuk Bitcoin ke bursa dalam beberapa hari mendatang. Selama sepekan terakhir, dompet yang menyimpan lebih dari 1.000 Bitcoin telah memindahkan koin dari bursa, umumnya sinyal bullish karena koin tersebut sering dipindahkan ke penyimpanan dingin.

 

 

Sumber

Baca juga: Meta dan Microsoft Kolaborasi! Hadirkan Produk Office di Metaverse