BBRI dan TLKM kerja sama dalam meningkatkan kinerja operasional masing-masing perusahaan melalui nota kesepahaman. Kedua perusahaan BUMN ini sepakat dalam nota kesepahaman terkait kolaborasi layanan teknologi berbasis satelit.

BBRI dan TLKM Kerja Sama

Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan Telkom Indonesia (TLKM) telah sepakat untuk saling mendukung melalui nota kesepahaman. Nota kesepahaman ini mencakup beberapa kerja sama yang diprediksi akan menguatkan kinerja kedua perusahaan secara masing-masing kedepannya.

Kerja sama dalam nota kesepahaman ini mencakup pemanfaatan baik secara sewa, atau model bisnis lainnya atas kapasitas satelit yang dimiliki dan dioperasikan oleh Telkom. Kemudian kerja sama juga meliputi perencanaan pengembangan bisnis, desain, dan implementasi layanan berbasis satelit. Selain itu, Kerja sama juga mencakup pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi untuk pengembangan karyawan di bidang satelit. Kerja sama kedepannya juga tidak akan terbatas pada hal-hal itu saja, yang mungkin akan lebih besar kedepannya.

Kerja sama ini tergolong kerja sama besar akibat BRI yang merupakan bank dengan aset terbesar di Indonesia, dan Telkom yang merupakan perusahaan bidang telekomunikasi terbesar di Indonesia. Kedua perusahaan akan memanfaatkan satelit ini akibat BRI yang ingin meningkatkan pelayanan melalu bidang teknologi. Telkom di lain sisi, akan terus berusaha meningkatkan digitalisasi dari BUMN sesuai harapan Indonesia.

Baca juga: Laba Bersih United Tractors Turun Akibat Pandemi Covid-19

Kedua perusahaan ini terlihat sangat antusias menghadapi kerja sama ini. Oleh karena itu, kedepannya kerja sama ini terlihat akan lancar dan akan menguntungkan kedua belah pihak secara menyeluruh.

Dampak Bagi Saham BBRI dan TLKM

Untuk saat ini, kedua perusahaan masih terlihat dalam fase konsolidasi dengan BBRI yang berada di batas atas dan TLKM di batas bawah. Harapannya, dengan adanya kabar ini, kedua perusahaan akan menjadi positif kinerjanya sehingga sahamnya diprediksi akan membaik.

Mengingat kedua perusahaan merupakan perusahaan BUMN, saham dari kedua perusahaan ini terlihat akan aman. Ditambah dengan adanya kabar ini, kemungkinan kedua saham ini dapat bergerak naik dari konsolidasi pada pembukaan pekan depan.

Potensi kenaikan ini juga didorong oleh kinerja fundamental kedua perusahaan yang masih terlihat baik dalam masa pandemi ini. Ditambah dengan adanya beberapa sentimen positif pada kedua perusahaan ini, nampaknya pergerakan naik kedepannya akan sangat mungkin.

Tags: