Angka pengangguran Selandia Baru diprediksi akan mengalami kenaikan pada data kuartal ketiga Tahun 2020 ini. Hal ini disebabkan oleh perekonomian yang nampaknya terlihat terbatas pergerakannya dengan meningkatnya kembali kasus Covid-19, terutama di Auckland.

Angka Pengangguran Selandia Baru

Publikasi data angka pengangguran untuk kuartal ketiga Tahun 2020 dari Selandia Baru dikabarkan akan dipublikasi pada Hari Rabu 4 November pukul 04.45 WIB. Diprediksi oleh mayoritas pelaku pasar bahwa data ini akan mengalami peningkatan dari kuartal kedua. Peningkatan angka pengangguran ini diperkirakan terjadi akibat kasus Covid-19 yang kembali naik. Peningkatan ini terlihat terutama di Auckland yang dikabarkan melakukan penutupan kembali.

Angka pengangguran ini diprediksi terjadi akibat pada kuartal ketiga sebelumnya angka Covid-19 mulai naik kembali terutama di Auckland. Namun kabar baiknya adalah, Auckland langsung melakukan penutupan kembali yang terjadi kurang lebih selama dua minggu. Saat ini, perekonomian nampaknya sudah kembali normal dengan mulai pelonggaran pembatasan di Auckland. Sehingga, kemungkinan perekonomian akan mulai membaik bergerak ke depan.

Namun, untuk data kuartal ketiga, mengingat peningkatan dan hambatan perekonomian tersebut terjadi di kuartal ketiga, kemungkinan publikasi angka yang naik tersebut akan terjadi. Namun, nampaknya dampaknya tidak akan besar terhadap pasar perekonomian terutama terhadap Dolar Selandia Baru. Hal ini disebabkan oleh mulai munculnya sentimen positif terhadap perekonomian Selandia Baru yang nampaknya mulai memulih.

Dampak Terhadap Dolar Selandia Baru

Dolar Selandia Baru (NZD) nampaknya tidak akan terlalu terpengaruh dengan data publikasi angka pengangguran yang naik. Hal ini disebabkan kemungkinan saat ini sentimen masih positif terhadap perekonomian Selandia Baru yang sedang berusaha pulih. Hal ini juga terlihat dari pergerakan nilai NZD yang sedang terapresiasi terhadap beberapa mata uang utama. Sehingga, kemungkinan walaupun data memperlihatkan peningkatan pengangguran, dampaknya belum tentu akan langsung.

Baca juga: Inflasi Indonesia Naik Menjadi 1,44%! Pertanda Perekonomian Membaik

Namun, hal tersebut tidak berarti bahwa NZD tidak akan terpengaruh, karena masih ada kemungkinan data yang naik dalam pengangguran memberikan sentimen negatif. Hal ini disebabkan data yang dipublikasi memperkirakan bahwa angka pengangguran akan naik dari 4,0% menjadi 5,4% pada kuartal ketiga. Selain itu, persentase perubahan pekerja juga diprediksi akan mencapai -0,8% dari -0,4% sehingga dapat menjadi sentimen negatif. Tetapi, nampaknya NZD masih akan kuat mengingat perekonomiannya yang mulai pulih dan kecekatannya dalam menagani Covid-19.

Tags: