Aneka Tambang catat laba bersih sebesar Rp84,82 miliar pada paruh pertama Tahun 2020. Laba bersih tersebut turun sekitar 80% dibandingkan paruh pertama Tahun 2019 yang mencapai Rp428 miliar.

Aneka Tambang Catat Laba Bersih

PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM), mencatat laba bersih yang turun sekitar 80,18% dibandingkan paruh pertama tahun lalu. Pada paruh pertama tahun ini ANTM mencatat laba sebesar Rp84,42 Miliar, turun dibandingkan Rp428 Miliar pada paruh pertama tahun lalu.

ANTM juga mencatat penurunan penjualan sebesar 36,06% dari Rp14,43 Triliun pada semester satu Tahun 2019 menjadi Rp9,23 Triliun semester satu tahun ini. Beban keuangan yang dimiliki ANTM juga sudah mencapai Rp382,09 Miliar, yang merupakan kenaikan signifikan dari beban keuangan pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp72,92 Miliar. Ditambah lagi dengan beban lain yang mencapai Rp318,70 Miliar.

Walau banyak laporan negatif, pihak perusahaan telah menyampaikan jika dibandingkan dengan kuartal kemarin, keuangan perusahaan masih cukup baik. Kondisi cukup baik terlihat dari pertumbuhan EBITDA pada kuartal kedua 2020 yang mencapai Rp794 Miliar. Angka ini merupakan pertumbuhan yang signifikan dibandingkan kuartal pertama 2020 yang sebesar Rp34 Miliar.

Baca juga: IHSG Dibuka Menurun Pagi Ini Setelah Naik 5% Bulan Juli

Pada kuartal kedua, ANTM juga mencatat laba usaha sebesar Rp313,90 Miliar. Angka ini merupakan peningkatan sebesar 128% dari laba usaha kuartal pertama yang sebesar Rp137,54 Miliar. Laba kotor dan laba usaha yang naik menjadi pendukung utama pertumbuhan kuartalan. Dari kuartal pertama ke kuartal kedua 2020, tercatat peningkatan sebesar 230% akibat kuartal pertama yang mengalami kerugian.

Dampak Untuk ANTM

Setelah berita kabar ini keluar, saham ANTM telah bergerak naik dari sebelumnya tertutup turun pada perdagangan Senin 3 Agustus 2020. Tercatat bahwa ANTM telah naik sekitar 1% semenjak pembukaan perdagangan hari ini. Kenaikan ini dapat menjadi lanjutan untuk pergerakan naik ANTM sejak akhir Maret 2020, akibat belum adanya tanda penurunan.

Walaupun tercatat bahwa keuangan ANTM negatif dibandingkan tahun sebelumnya, laba yang diperoleh merupakan pencapaian positif. Hal ini disebabkan oleh mayoritas perusahaan yang terdampak Covid-19 mengalami kerugian.

Namun, mengingat harga emas yang terus naik dan keuangan ANTM yang masih baik secara fundamental, berita ini dapat menjadi sentimen positif bagi pasar. Sehingga, kedepannya kemungkinan besar saham ANTM masih akan naik. Terutama jika harga emas terus naik dan pengelolaan keuangan kuartal ini hingga kedepannya dilakukan dengan baik.

 

Tags: