IHSG dibuka menurun dalam pada pagi ini setelah naik 5% pada Bulan Juli 2020. Penurunan ini merupakan hari pertama pasar pada Bulan Agustus 2020 yang merupakan Bulan Baru. Penurunan kemungkinan terjadi akibat beberapa sentimen negatif pasar global.

IHSG Dibuka Menurun

Awal bulan baru justru membawa kabar buruk bagi IHSG akibat penutupan pagi ini yang mengalami penurunan besar. Tercatat bahwa hingga pukul 10.30 WIB, IHSG telah turun sekitar 4,51%, hampir menghapus kenaikannya pada Bulan Juli 2020 yang sebesar 5,37%. Penurunan ini dikabarkan terjadi akibat beberapa sentimen negatif dari pasar global terutama dari negara acuan pasar modal yaitu Amerika.

Amerika dikabarkan mengalami penurunan data produk domestik bruto akibat perekonomiannya yang terhantam oleh Covid-19. Tercatat bahwa pada Jumat lalu, data produk domestik bruto Amerika pada kuartal kedua, lebih tepatnya dari April ke Juni 2020. Penurunan ini merupakan penurunan terbesar sejak perang dunia kedua.

Baca juga: Mengenal Saham Blue-chip dan Keuntungannya!

Mengingat peran Amerika yang merupakan salah satu negara rekan dagang dari Indonesia dan juga masih merupakan acuan pasar keuangan dari beberapa negara, data ini memberikan dampak yang besar. Mengingat juga bahwa cadangan devisa Indonesia mayoritas merupakan Dolar Amerika, Indonesia sangat bergantung pada Amerika seperti mayoritas negara lainnya. Sehingga kabar seperti ini sangat berdampak untuk kesehatan ekonomi Indonesia yang salah satunya tercermin melalui pasar modal.

Dampak Bagi IHSG

Setelah adanya kabar ini pada Jumat lalu, Pagi ini IHSG dibuka dengan penurunan yang cukup besar akibat kabar ini yang berperan sebagai sentimen negatif bagi pasar. Penurunan ini masih terjadi hingga sekarang, dan belum terlihat akan berhenti. Untuk saat ini, kemungkinan besar arahnya masih akan turun ke beberapa titik tertentu sebelum kembali naik.

Pergerakan Harian IHSG

Penurunan pagi ini kemungkinan besar akan terus terjadi hingga sekitar titik Rp 4.886,223 sebelum kembali naik. Namun, jika ternyata terus turun, kemungkinan titik tujuan selanjutnya adalah pada Rp 4.812,091 dan menghapus kenaikannya selama Bulan Juli 2020. Jika ternyata terus turun, kemungkinan arah selanjutnya adalah pada titik Rp 4.704,261 sebelum menyentuh sekitar Rp 4.481,863. Jika ternyata terus turun, ada kemungkinan pergerakan kedepannya terus turun dan Bulan Agustus menjadi bulan yang buruk bagi IHSG.

Namun, jika ternyata naik, ada kemungkinan target selanjutnya adalah pada sekitar Rp 5.149,057 sebelum menyentuh Rp 5.236,669. Jika ternyata terus naik, kemungkinan target selanjutnya adalah Rp 5.364,716 sebelum menyentuh Rp 5.512,981. Jika ternyata berhasil terus naik, target selanjutnya adalah pada Rp 5.694,943 sebelum kemudian terus bergerak ke atas, memulih dari Covid-19.

Tags: