Adhi Karya membukukan pendapatan sebesar Rp 5,53 triliun di semester pertama tahun 2020. Angka ini merupakan peningkatan dari realisasi kuartal pertama Tahun 2019.

Adhi Karya Membukukan Pendapatan

PT Adhi Karya Tbk (ADHI) membukukan pendapatan pada semester pertama tahun ini sebesar Rp 5,53 Triliun. Angka tersebut merupakan kenaikan sebesar 1,84% dibandingkan realisasi pendapatan di kuartal pertama tahun lalu senilai Rp 5,43 triliun. Pendapatan tersebut dikabarkan berasal dari beberapa lini usaha Adhi Karya.

Tercatat bahwa pendapatan usaha ADHI berasal dari jasa konstruksi senilai Rp 4,48 triliun, pendapatan EPC senilai Rp 237,72 miliar, pendapatan properti Rp 412,21 miliar, serta investasi infrastruktur senilai Rp 396,45 miliar.

Selama semester satu Tahun 2020, ADHI mencatat beban pokok pendapatan sebesar Rp 4,37 Triliun. Angka ini merupakan peningkatan sebesar 3,5% dibandingkan Tahun 2019. Oleh karena beban ini, ADHI meraih laba kotor sebesar Rp 795,94 Miliar di semester pertama tahun ini. Pendapatan kotor ini merupakan penurunan sebesar 6,75% dibandingkan periode yang sama pada Tahun 2019.

Baca juga: Aneka Tambang Catat Laba Bersih 84,42 Miliar di Awal 2020

Selain itu, beban usaha ADHI meningkat sebesar 13,15% menjadi Rp 381,89 Miliar. Akibat kenaikan beban ini, terjadi penurunan laba usaha sebesar 19,75% dibanding tahun lalu menjadi Rp 414,10 Miliar di semester pertama tahun ini. Kesimpulannya adalah bahwa ADHI sedang mengalami penurunan akibat laba bersih yang turun 94,76% menjadi 11,27 Miliar dibandingkan tahun lalu.

Dampak Bagi Saham ADHI

Penurunan kinerja yang dialami oleh ADHI, bukan merupakan hal yang tidak lazim, akibat mayoritas entitas konstruksi yang sedang mengalami penurunan. Penurunan ini terjadi akibat dampak dari Covid-19 yang membatasi ruang gerak mayoritas bisnis konstruksi dan infrastruktur. Sehingga, mayoritas sahamnya mengalami penurunan.

Untuk ADHI sendiri, Bulan Agustus merupakan awal yang kurang baik akibat dari penurunan sejak akhir Juli yang sudah mencapai 5,83%. Namun, setelah penurunan ini, nampaknya saham ADHI masih stagnan di sekitar Rp 565 per lembar. Untuk saat ini, nampaknya belum ada sentimen positif untuk mendorong pergerakan naik. Ditambah lagi masih kecilnya volume perdagangan saham ini hingga hari ini, yang membuat kemungkinan kedepannya harga saham masih akan stagnan.

Tags: