Waskita Karya Tbk (WSKT), emiten konstruksi milik BUMN, dikabarkan masih akan terus menjaga keberlangsungan bisnis. Cara tersebut dilakukan dengan memproyeksikan potensi pengembangan usaha ke depan hingga mencapai sekitar Rp 92 triliun.

Waskita Karya Berusaha Bertahan

Direktur Utama Waskita Karya Destiawan Soewardjono, mengatakan bahwa WSKT memiliki rencana potensi pengembangan bisnis dalam lima tahun ke depan. Rencana ini meliputi proyek di Jawa yakni infrastruktur, konektivitas dan pipanisasi senilai Rp 49 triliun.

Selain itu, potensi proyek berada di Kalimantan Timur dan Sulawesi untuk infrastruktur konektivitas dan EPC senilai Rp 20 triliun. Kemudian, entitas anak usaha, PT Waskita Realty yakni Waskita Modern Realti di Jawa Barat juga akan mulai membantu pemulihan Waskita Karya.

Dalam hal ini lanjutnya, Waskita Realty bermitra dengan Grup Modern Land untuk mengembangkan kawasan seluas 600 hektar. Rencananya lahan tersebut akan diperuntukan sebagai hunian dan commercial center.

Perseroan tergabung dalam konsorsium bersama dengan BUMN lain yaitu Jasa Marga, Adhi Karya, Pembangunan Perumahan dan Brantas Abipraya Penggabungan ini berencana dilakukan untuk penandatanganan perjanjian pengusahaan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen dengan nilai investasi sekitar Rp 14 triliun.

Adapun potensi ekspansi bisnis ke pasar luar negeri diproyeksikan sekitar Rp 71 triliun antara lain ke Timur Tengah, Afrika serta potensi pasar Asia Tenggara dan Asia Selatan. Pada tahun ini Waskita menargetkan nilai kontrak baru mencapai Rp 26,8 triliun.

Saham WSKT Berusaha Ikut Naik

Hingga Oktober 2020 nilai jumlah kontrak baru telah mencapai Rp 15 triliun yang mayoritsa berasal dari pembangunan tol, bendungan, irigasi, perkuatan pantai di DKI, Sewerage di Jambi dan gedung. Dalam proses pengerjaan beberapa proyek tersebut, perseroan melakukan sinergi dengan anak usaha yaitu Waskita Precast.

Oleh karena itu, diprediksi bahwa ke depannya WSKT masih akan bangkit dari dampak covid-19 akibat rencananya yang masih sangat kuat. Selain itu, pencapaian kontrak baru hingga saat ini masih terlihat mulai membaik sehingga kemungkinan saham WSKT juga masih dapat naik bersama pemulihan.

Pergerakan Harian Saham WSKT

Untuk saat ini, saham WSKT masih terlihat mencoba menembus batas atas untuk terus naik lebih tinggi. Kemungkinan besar pergerakan masih akan terus menuju ke atas, dengan sentimen positif secara global dan masih kuatnya pergerakan besar ke atas.

Selain itu, Indikator MACD dan RSI belum memperlihatkan potensi penurunan walau sedang berada di zona overbought. Sehingga, kemungkinan pembukaan hari ini masih akan positif untuk WSKT dan saham tersebut akan terus naik.

Baca juga: Darya Varia Diselamatkan oleh Penjualan Multivitamin

Target apresiasi saat ini berada pada Rp 962 yang jika berhasil ditembus kemungkinan akan membawa WSKT menuju Rp 1046. Namun, jika saham ternyata  turun, kemungkinan tujuan selanjutnya berada pada Rp 774 sebelum terus turun ke bawah.

Dilansir dari IPOTNEWS

Tags: