Trading Dengan Risiko Rendah Lebih Menguntungkan Dari pada Yang Anda Pikirkan. Begini Penjelasannya!

1. Bagaimana Trading Berisiko Rendah Bisa Menguntungkan?

Sebagai trader, kita selalu mencari cara untuk menurunkan risiko. Namun, itu berarti mengurangi potensi profit secara proporsional. Jadi, trader sering kali mengambil risiko yang lebih tinggi saat berfokus pada profit, atau mengambil risiko yang terlalu rendah saat berfokus pada potensi risiko.

 

2. Mengontrol Risiko dalam Trading adalah Tugas Kita!

Ada dua tools utama untuk mengendalikan risiko:

1) Ukuran posisi yang lebih rendah – dengan mengurangi exposure level per trade dan mengurangi volume trading.

2) Menurunkan jumlah poin yang trader bersedia kehilangan. Trader dapat mengurangi risk per trade.

Saat menggunakan tools ini secara bersamaan atau terpisah, kemungkinan risiko menjadi jauh lebih rendah, dan keberhasilan akan meningkat.

 

3. Mengapa Risiko Rendah Penting?

Filosofi trader adalah yang pertama dan terpenting, kita bertanggung jawab atas aset yang kita bawa dari rumah. Kita harus sangat menghormati dan menghargai aset kita sehingga kita harus mengamankannya. Serendah risiko kita, begitu juga potensi profit kita. Ada klaim umum bahwa ketika kita trading dengan risiko rendah – kita mendapatkan profit kecil. Namun, ketika trader melakukan trading dengan risiko rendah, mereka dapat trading berulang kali tanpa “penyesalan”. Ini adalah profesi jangka panjang, yang sedang berlangsung, dan kita dapat mengambil profit lagi dan lagi.

Saat kita menanam benih akun kita, kita harus memberinya makanan dan air dalam jumlah yang tepat. Namun untuk itu, kita perlu kesabaran dan trading yang berisiko rendah. Kita juga harus meningkatkan modal akun kita secara proporsional dan bertanggung jawab dari waktu ke waktu.

4. Kunci untuk Mengontrol Risiko

Semua trader bisa mempertahankan tingkat trading berisiko rendah dengan menggunakan strategi trading apa pun. Menurunkan risiko dengan memotong poin kurang fleksibel, terutama mengingat jika kita melakukan trading secara akurat sesuai dengan rencana strategi trading. Karena, jika kita melihat bagaimana pasar berperilaku sesuai dengan price action, mengurangi poin yang kita pertaruhkan adalah mengabaikan harga dari price action. Pada akhirnya, jika kita mengabaikan cara harga berperilaku, maka, kita mungkin menemukan diri kita bangkrut berkali-kali. Jadi tidak disarankan untuk mengubahnya.

Untuk mengubah ukuran posisi, kita dapat memotong serendah yang diperlukan dan melanjutkan trading dengan profil pasar atau status yang kita perdagangkan.

Baca juga: Alasan Mengapa Kebanyakan Trader Gagal dan Cara Meningkatkan Keberhasilan Trading

5. Memahami Psikologi Trading

Sebagai trader, kita ingin menghindari trading yang membuat kita merasa tidak nyaman. Ketika kita tidak bisa tidur karena kita memiliki posisi terbuka, atau kita kesal setelah kehilangan trading, kita harus mengurangi ukuran posisi. Manusia bereaksi lebih banyak saat kalah daripada saat menang, ini disebut penghindaran risiko, jadi kita perlu trading sangat sedikit agar tidak terpengaruh oleh kerugian trading apa pun.

6. Manajemen keuangan

Seperti yang Anda ketahui, pengelolaan uang adalah komponen penting saat kita mencoba untuk mencapai trading berisiko rendah dan reward yang besar. Ada banyak teknik untuk memaksimalkan profit saat trading dengan risiko rendah. Pelajari lebih lanjut tentang pengelolaan uang.

7. Menjaga leverage tetap rendah

Leverage mungkin terdengar sangat menarik. Broker akan mencoba menawarkan leverage sebanyak yang Anda inginkan dengan mengklaim bahwa leverage akan memungkinkan Anda mengembangkan akun dengan cepat.

Yang benar adalah, semakin rendah leverage yang Anda gunakan, semakin lama Anda akan menjaga akun Anda tetap hidup. Anda harus fokus pada reward besar vs. risiko yang Anda ambil pada setiap trading dan kinerja yang baik.

8. Stop loss dan take profit yang akurat

Pelajari di mana menempatkan stop loss order dan jangan pernah membuatnya lebih besar. Anda perlu menghormati analisis awal Anda agar kerugian Anda tetap kecil. Hal yang sama berlaku untuk mengambil keuntungan jika Anda sudah menentukan di mana Anda akan take profit, jangan tutup posisi Anda sebelum Anda sampai di sana.

9. Jangan trading selama pengumuman ekonomi besar

Pengumuman besar menggerakkan pasar dengan sangat cepat. Spread melebar dan slippage terjadi saat trading di kondisi seperti itu. Ini menambah ketidakpastian pada strategi dan trader apa pun. Periksa kalender ekonomi dan hindari trading saat pengumuman akan dirilis, sebaliknya, trading saat Anda dapat membuat keputusan berdasarkan struktur pasar. 

Sumber

Baca juga: 3 Hal Penting Yang Perlu Anda Tahu Saat Ingin Memulai Trading Forex

Tags: