Jerome Powell, Kepala Bank Sentral Amerika, The Fed, baru saja menyatakan bahwa suku bunga acuan diperkirakan belum akan naik. Dari pernyataannya yang baru saja disampaikan pagi ini pukul 00.00 WIB, mayoritas pejabat bank sentral memprediksi bahwa perubahan belum akan terjadi dalam jangka panjang.

Suku Bunga Acuan Diprediksi Stagnan

Mayoritas anggota bank sentral memprediksi bahwa suku bunga acuan Amerika diprediksi akan stagnan hingga Tahun 2024. Mengingat hal tersebut, diprediksi bahwa inflasi akan datang dengan sangat cepat kepada Amerika yang saat ini sedang mengejar target inflasi di atas 2%.

Namun, hal tersebut dirasa bukan sebuah kekhawatiran oleh Jerome Powell, akibat kondisi imbal hasil surat utang negara yang masih naik.

Sehingga terdapat asumsi olehnya bahwa kondisi perekonomian dan inflasi akan stabil secara mandiri tanpa perlu intervensi secara berlebihan.

Baca juga: Imbal Surat Utang Terus Naik! The Fed Kehabisan Dana?

Saat ini bank sentral masih terus memiliki pandangan ekspansif yang berarti masih akan terus menjaga bertambahnya jumlah uang beredar di perekonomian. Namun saat ini dana bank sentral mulai terbatas akibat sudah mencapai defisit yang cukup tinggi, di sekitar $6 Miliar.

GBPUSD Naik

Kondisi ini menyebabkan adanya kemungkinan kebijakan ekspansif dilakukan dengan cara lain, atau pencetakan uang baru untuk mendorong perekonomian.

Ditambah dengan dana stimulus yang ada dari presiden Amerika, Joe Biden, sebesar $3,9 Triliun secara menyeluruh, kemungkinan kondisi inflasi akan naik cukup tinggi.

Oleh karena itu, ke depannya diprediksi bahwa Dolar Amerika (USD) akan terus melemah, terutama menghadapi kondisi dorongan saat ini. Pelemahan ini akan terlihat signifikan terutama terhadap mata uang berisiko seperti Pound Inggris (GBP)

Pergerakan 4 Jam GBPUSD

Sehingga, saat ini diprediksi bahwa GBPUSD akan mulai bergerak naik kembali, walau telah melewati pergerakan turun yang cukup signifikan. Dari sisi teknikal, saat ini GBPUSD mulai berkonsolidasi dari pergerakan turunnya yang menandakan adanya potensi pergerakan naik.

GBPUSD saat ini terjebak dalam konsolidasi di antara, $1.38109 dan $1.7437, yang jika berhasil dilewati baru akan menentukan pergerakan selanjutnya.

Namun, melihat indikator RSI dan MACD kemungkinan besar tujuan selanjutnya adalah ke atas bersama MA Cross yang masih berada di bawah nilai tukar. Tujuan selanjutnya kemungkinan berada pada $1.39 hingga 1.40 dalam jangka pendek dengan batas pengaman pada $1.37 hingga $1.34.

Tags: