Bukalapak.com  (BUKA) – Saham emiten e-commerce kembali melemah dan menjadi top losers pada awal perdagangan hari ini, Rabu (13/10/2021), melanjutkan pelemahan dalam 4 hari terakhir. Pelemahan saham BUKA ini diwarnai aksi beli bersih oleh investor asing.

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 09.24 WIB, saham BUKA merosot 4,08% ke Rp 710/saham dengan nilai transaksi Rp 116,32 miliar dan volume perdagangan 164,27 juta saham.

Dengan ini, saham BUKA sudah ambles selama 5 hari beruntun dan berada di bawah harga penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) pada 6 Agustus 2021, yang senilai Rp 850/saham. Kemarin, saham ini juga ditutup anjlok 6,37% dan menduduki daftar saham top losers.

Di tengah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat kembali alias rebound, harga saham emiten Grup Lippo pengelola Hypermart PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) dan emiten e-commerce PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) anjlok hingga menjadi top losers pada perdagangan Selasa (12/10/2021).

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG naik 0,41% ke posisi 6.486,267, dengan nilai transaksi mencapai Rp 19,04 triliun dan volume perdagangan mencapai 24,08 miliar saham.

Di tengah penguatan IHSG, investor asing pasar saham masuk ke bursa domestik dengan catatan beli bersih asing mencapai Rp 1,25 triliun di pasar reguler. Sementara, asing mencatatkan jual bersih di pasar negosiasi dan pasar tunai sebesar Rp 1,68 triliun.

Sementara, saham BUKA pun terpelanting 6,37% ke Rp 735/saham. Di tengah pelemahan ini, investor asing melakukan jual bersih dengan nilai besar Rp 23,41 miliar di pasar reguler.

Dengan ini, saham BUKA telah melemah selama 4 hari beruntun. Praktis, saat ini, harga saham BUKA pun berada di bawah harga saat penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) yang sebesar Rp 850/saham.

Dalam sepekan saham BUKA tergerus 10,37%, sementara dalam sebulan anjlok 14,04%. Adapun sejak debut pada 6 Agustus 2021, saham BUKA merosot 13,53%.

Amblesnya, saham BUKA berbarengan dengan saham Grup Emtek PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), yang merupakan pemegang saham pengendali BUKA.

Saham EMTK anjlok 6,46% ke Rp 1.520/saham, melanjutkan penurunan 4,97% kemarin. Asing pun ramai-ramai melego saham EMTK dengan nilai jual bersih Rp 7,93 miliar di pasar reguler.

Asal tahu saja, Grup Emtek saat ini tercatat sebagai pemegang saham pengendali Bukalapak melalui PT Kreatif Media Karya (KMK) dengan kepemilikan 23,93% saham.

Baca juga: BUKA ARA 25%, Lalu Diobral Asing

Tags: