Prediksi Harga Bitcoin dari Pendiri Apple: Bisa Sentuh Rp 1,4 Miliar

Salah satu pendiri Apple, Steve Wozniak belum lama ini berbagi pandangannya tentang cryptocurrency dalam sebuah wawancara di Wild Ride dengan podcast Steve-O.

Dia mulai dengan berbagi pengalaman investasi Bitcoin-nya yang di mana dirinya pernah membeli banyak Bitcoin di awal untuk mengetahui bagaimana caranya bermain dengan hal baru tersebut.

“Bagaimana cara membeli sesuatu secara online? Saya menaklukkan itu. Bagaimana Anda membeli barang di negara lain, dan bagaimana Anda membayar donat di negara lain? Bagaimana Anda menemukan ATM yang berfungsi pada bitcoin Anda? Saya ingin bereksperimen dan mempelajari semuanya,” ujar Wozniak, dikutip dari Bitcoin.com, Rabu (23/3/2022).

Wozniak menjelaskan, tujuannya membeli Bitcoin waktu itu adalah untuk memiliki cukup banyak aset tersebut sebagai eksperimen, tetapi tidak untuk menghasilkan uang.

“Namun, saya justru berhasil menghasilkan uang dua kali dari aset itu,” ujar dia.

Pendiri Apple melanjutkan penjelasannya mengenai prediksi tentang harga Bitcoin di masa yang akan datang. Wozniak berpendapat dan dapat merasakan harga Bitcoin bisa menyentuh USD 100.000 atau sekitar Rp 1,4 miliar.

Baca juga: Crypto.com menjadi sponsor resmi Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar

Wozniak lebih lanjut mengungkapkan dirinya baru-baru ini menempatkan banyak uang ke dalam dompet online di bursa kripto Coinbase yang terdaftar di Nasdaq.

“Cukup banyak, itu duduk tepat di tempatnya sekarang. itu naik, dua kali lipat, dan kemudian berkurang setengahnya lagi,” ungkapnya.

Meskipun Wozniak memiliki sejumlah uang dalam Bitcoin, dia menjelaskan dan mengakui bukan merupakan seorang investor.

“Saya tidak berinvestasi. Tidak pernah berinvestasi dalam saham dalam hidup saya. Juga tidak pernah menggunakan Apple Stock di iPhone. Karena kenapa? Itu masuk ke formula kebahagiaan saya,” tuturnya.

Wozniak telah mengatakan beberapa hal baik tentang Bitcoin di masa lalu. Pekan lalu, dia mengatakan Bitcoin adalah satu-satunya cryptocurrency yang merupakan “matematika emas murni.” Pada Juli tahun lalu, dia juga mengatakan Bitcoin adalah “keajaiban matematika”.

Sumber

Baca juga: Malaysia akan Adopsi Kripto? Berikut Kabarnya!