Bulan ini, Indonesia dan mayoritas negara di dunia akan dipenuhi dengan musim pelaporan pajak dan juga pelaporan laporan keuangan.

Sehingga hal ini membuat adanya kemungkinan terbentuk sesuatu sentimen terutama di pasar modal yang dapat mempengaruhi pergerakan harganya.

Musim Pajak dan Laporan Keuangan

Umumnya, dengan adanya pelaporan pajak dan juga laporan keuangan, perusahaan mengalami perubahan yang cukup signifikan dalam keuangannya.

Namun semua ini dilakukan secara legal akibat banyaknya beberapa alternatif yang diberikan oleh menteri keuangan untuk menghindari pajak secara sah.

Baca juga: Pekan Lalu Banyak UMA, Mayoritas Saham Bergerak Drastis

Tapi umumnya laporan keuangan dan pajak ini akan membuat kinerja keuangan turun secara tertulis sehingga kemungkinan besar membuat saham turun.

Beberapa tahun terakhir, umumnya pada Bulan Maret hingga April, pasar saham mengalami pergerakan turun yang kemungkinan terjadi akibat hal ini.

Sehingga ada kemungkinan hal yang sama akan terjadi pada bulan ini mengingat juga masih adanya beberapa sentimen negatif seperti Covid-19.

Saham SMGR Layak Dilirik

Tetapi saat ini sentimen positif juga menguat karena walau masih adanya Covid-19 dan juga penurunan suku bunga acuan, vaksin dan potensi pembukaan kembali perekonomian dapat mengangkat IHSG.

Selain itu, sentimen positif dari sektor konstruksi dengan adanya SWF Indonesia juga dapat mengangkat pergerakan perekonomian bersama saham konstruksi.

Oleh karena itu, saham SMGR layak dilirik untuk dijadikan salah satu investasi jangka menengah bahkan jangka panjang.

Mengingat kondisi fundamentalnya yang masih tergolong baik, saham ini dapat dipertimbangkan bersama kondisi teknikalnya yang sedang layak beli.

Pergerakan Harian SMGR

Saat ini, SMGR sedang berusaha bergerak naik keluar dari zona depresiasi yang terjadi beberapa pekan terakhir. Ada kemungkinan dalam jangka pendek bahwa harga saham ini akan naik menuju Rp11.000.

Namun jika pekan ini gagal menembus batas atas pada sekitar Rp10.900 kemungkinan depresiasi akan berlanjut. Tapi kemungkinan ini menjadi kecil akibat Indikator RSI dan MACD yang mendukung volume apresiasi bersama MA Cross yang berusaha dilewati.

Sehingga ada kemungkinan bahwa dalam jangka panjang target berikutnya untuk SMGR adalah Rp13.000 menurut beberapa analis sekuritas. Namun dalam jangka pendek target utama berada di Rp11.000 untuk saat ini jika berhasil menembus batas atas.

Tags: