Pekan lalu, Bursa Efek Indonesia (BEI), mencatat beberapa UMA atau unusual market activity atau pergerakan saham yang tidak lazim. Pergerakan ini terjadi beberapa kali di pekan ini sehingga dalam artikel ini akan dibahas mengenai beberapa UMA tersebut.

Mengenal UMA

Dalam kurun waktu sekitar 22 Februari 2021 hingga 26 Februari, BEI mengalami beberapa UMA yang sudah tercatat pada situs BEI. Pencatatan tersebut mayoritas terjadi terhadap saham yang memiliki kapitalisasi pasar kecil, terutama saham yang baru IPO.

Saham yang baru melantai atau initial public offering (IPO) umumnya sering bergerak secara signifikan. Hal ini akibat kapitalisasi dan volumenya yang belum besar serta masih sedikitnya kesadaran perihal keberadaannya.

Namun UMA tersebut tidak hanya terbatas pada saham yang baru saja melantai akibat dapat terjadi pada saham lama. Tetapi, umumnya IPO terjadi terhadap saham lama yang masih memiliki kapitalisasi kecil dan juga likuiditas yang terbatas.

Tapi kesimpulannya umumnya UMA sering terjadi akibat adanya pergerakan oleh pemain besar atau “bandar” yang sering kali menggerakkan secara drastis. Selain itu, UMA juga dapat terjadi akibat  adanya dorongan terutama dari tokoh terkenal yang saat ini sering terjadi.

Pekan Ini Sering Terjadi

Sehingga pada pekan ini nampaknya banyak UMA yang membuat beberapa saham perusahaan bergerak secara drastis. Pada 22 Februari 2021, UMA terjadi pada saham MARI yang sahamnya NAIK 38% dalam satu hari.

Selain itu pada hari tersebut saham ARTO dan saham COCO juga mengalami UMA akibat pergerakannya yang signifikan. ARTO naik sekitar 15% lebih dan COCO 6% lebih.

Kemudian, pada 23 Februari 2021, terjadi beberapa UMA yaitu pada saham BBYB yang naik hampir 22% lebih dalam satu hari. Selain itu saham YELO juga naik hampir 20% dalam satu hari yang membuatnya terdeteksi sebagai UMA.

Baca juga: Saham BBYB dan YELO Diberhentikan BEI Akibat Apresiasi Harga

Pada 24 Februari 2021, saham BVIC dan FORU juga terdeteksi mengalami UMA dengan pergerakannya yang terjadi secara drastis. BVIC naik lebih dari 10% bersama FORU yang naik 30% dalam satu hari.

Pada 25 Februari 2021, saham BACA, BGTG, dan GDYR juga terdeteksi mengalami pergerakan yang signifikan dalam satu hari. Hal ini disebabkan BACA naik sekitar 20% bersama BGTG yang naik lebih dari 32% bersama GDYR yang naik hampir 24%.

Terakhir, 26 Februari 2021 pasar terlihat tenang dan bergerak relatif turun. Namun pergerakan UMA di pekan ini menandakan volatilitas sedang cukup tinggi.

Tags: