Pekan ini mayoritas bank Eropa akan mengalami Bank Holiday atau hari libur nasional dimana bank besar mengalami hari libur. Hal tersebut berarti volume transaksi dalam mata uang tersebut di pasar valuta asing akan menurun.

Mengingat saat ini Euro (EUR) masih bergerak sangat fluktuatif, hari libur ini dapat membawa stabilitas terutama terhadap Dolar Amerika (USD). Stabilitas yang dimaksud adalah pergerakan naik oleh EURUSD yang akan terus menguat bersama kekhawatiran Taper Tantrum.

Mayoritas Bank Eropa Libur

Dari kalender internasional untuk pasar valuta asing, terlihat bahwa mayoritas bank di seluruh Eropa akan mengalami Bank Holiday. Terlihat bahwa bank dari tiga perekonomian terbesar yaitu Jerman, Perancis, dan Italia akan mengalami hari libur bank nasional.

Mengingat besarnya dampak dari ketiga perekonomian tersebut, pasar valuta asing juga pastinya akan terdampak, walau tidak signifikan. Hal ini disebabkan tiga perekonomian tersebut membawa paling banyak Euro yang juga mempengaruhi nilainya.

Baca juga: Joe Biden Mengumumkan Rencana Infrastruktur, Bernilai $2 Triliun

Oleh karena itu, dengan meredanya transaksi, ada kemungkinan bahwa Euro akan bergerak melemah di hari pertama pekan ini. Pelemahan ini akan terlihat terutama terhadap Dolar Amerika yang nampaknya masih dibayang-bayangi kekhawatiran Taper Tantrum.

Kekhawatiran tersebut terjadi akibat kondisi imbal hasil surat utang negara Amerika yang masih terus mengalami apresiasi. Mengingat perannya sebagai aset pengaman, aset berisiko mengalami pelemahan, termasuk Euro, sehingga depresiasi EUR terhadap USD masih mungkin berlanjut.

EURUSD Bergerak Turun Awal Pekan Ini

Hingga saat ini, EURUSD masih terlihat bergerak turun, membuktikan bahwa kondisi hipotesis awal masih terus terjadi. Kemungkinan besar, melihat penutupan pada pekan lalu yang menunjukkan potensi koreksi lebih lanjut, awal pekan ini akan diisi oleh depresiasi lebih dalam dari Euro terhadap USD.

Pergerakan Harian EURUSD

Saat ini MA Cross masih berada di atas nilai tukar yang menandakan potensi pergerakan menurun masih terlihat sangat kuat. Selain itu, MACD dan RSI juga masih berada di zona jual, walau mulai pertanda akan ada pergerakan apresiasi kembali.

Potensi tersebut juga masih cukup kuat mengingat bulan April relatif positif untuk aset berisiko, termasuk Euro. Namun, selama sentimen imbal hasil surat utang Amerika masih ada, nampaknya ke depannya pergerakan masih akan turun.

Saat ini batas atas berada pada $1.185 yang jika ditembus dapat melanjutkan pergerakan apresiasi dari Euro pada pekan ini. Namun, jika bergerak turun kembali, target kemungkinan besar berada pada $1.162 pada pekan ini.

Tags: