Setelah melakukan ekspor baja ke Malaysia pada awal bulan Februari lalu PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) berlanjut melaksanakan ekspor ke Australia, Italia, dan Spanyol.

KRAS Ekspor Baja ke Australia dan Eropa

Direktur Utama KRAS, Silmy Karim, menyatakan ekspor baja ke sejumlah negara lainnya seperti Australia, Italia, dan Spanyol akan direalisasikan di kuartal satu 2021 karena sudah memiliki kontrak.

Produk yang dikirim ke masing-masing negara berbeda spesifikasinya. Rinciannya, Hot Rolled Plate ke Australia, lalu ke Italia dan Spanyol adalah Hot Rolled Coil.

Secara umum, mayoritas produk KRAS ini digunakan untuk segmen General Structure dan Pipe and Tube di negara tujuannya.

Sejak kuartal keempat 2020, harga baja mengalami peningkatan dan berlanjut hingga Januari 2021. Peluang ini menjadi pendorong KRAS untuk meningkatkan penjualan besi ke luar negeri.

Manajemen menambahkan, KRAS optimistis dapat meningkatkan volume penjualan hingga 2,04 juta ton dengan target ekspor sebesar 155.000 ton atau meningkat 17,20% dibandingkan tahun 2020.

Baca juga: Asing Masuk Saham SIDO Sebesar Rp4 Triliun Kemarin. Bagaimana Hari Ini?

Sebagai informasi, sejak restrukturisasi di akhir 2018, program efisiensi yang dijalankan oleh KRAS telah berdampak signifikan terhadap penurunan biaya operasional.

Tahun lalu, KRAS mampu menurunkan biaya operasional sebesar 41% menjadi $200,8 juta dari $337,4 juta di 2019.

Menurut Corporate Secretary KRAS, penurunan biaya operasional ini terdiri dari beberapa komponen. Diantaranya adalah penurunan biaya energi, penurunan biaya utility, penurunan biaya consumable, penurunan biaya sparepart, maupun penurunan biaya operasional lainnya.

Harga Saham Diprediksi Naik

Akibat kondisi KRAS yang terlihat mulai membaik, kemungkinan besar saat ini saham akan terus bergerak naik. Potensi pergerakan naik ini juga didukung oleh sisi teknikal akibat adanya beberapa tanda.

Pergerakan Harian KRAS

Dapat dilihat bahwa saat ini harga sedang bergerak naik setelah sebelumnya terkoreksi cukup dalam. Kemungkinan besar akibat saat ini sedang bergerak naik, saham KRAS menjadi kuat, walau tetap ada potensi koreksi.

Kemungkinan besar dengan terbentuknya pola bullish flag pada grafik harian, harga KRAS akan terus naik. Apresiasi ini juga didukung oleh bullish divergence dari indikator RSI dan harga bersama Indikator MACD yang terlihat berpotensi cross.

Saat ini nampaknya harga berada di batas atas apresiasi yang menandakan adanya potensi koreksi ke batas bawah. Sehingga, kemungkinan jika koreksi harga akan bergerak ke Rp654 yang dapat menjadi peluang beli.

Kemungkinan besar setelah itu harga akan naik kembali menuju Rp712 dan Rp729 jika Rp688 dapat ditembus. Mengingat sentimen positif yang signifikan di sekitar KRAS, potensi tersebut terlihat kuat.

Dilansir dari IPOT NEWS

Tags: