Grab – Raksasa ride-hailing Asia Tenggara, baru saja meningkatkan kepemilikan saham di dompet digital OVO menjadi 90%. Namun kini kepemilikan sahamnya di OVO sudah turun menjadi 79,5%.

Ini karena PT Abhimata Anugrah Abadi memborong 12,5% saham OVO melalui mekanisme rights issue, KR-Asia melaporkan dan dikutip CNBC Indonesia, Kamis (15/10/2021).

Informasi saja, 99,5% saham PT Abhimata Anugrah Abadi dimiliki oleh Alvin Sariaatmadja. Dia merupakan Presiden Direktur PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek) dan merupakan putra dari Eddy Kusnadi Sariaatmadja, salah satu orang terkaya di Indonesia pendiri dan pemegang saham mayoritas Emtek.

Pemegang saham OVO lainnya adalah IDE Teknologi Indonesia sebesar 3,2%. IDE Teknologi Indonesia menguasai 5% saham PT Bumi Cakrawala di mana salah satu komisarisnya adalah John Ryadi dan Ridzki Kramadibrata (Presiden Grab Indonesia).

Selanjutnya ada Cakra Finansindo Investama yang menguasai 4,7% saham OVO.

Sebelumnya, Bloomberg melaporkan Grab menguasai 90% saham OVO setelah mencaplok saham milik Tokopedia dan Lippo Group. Sebelumnya Grab menguasai 39% saham OVO.

Saat ini, Manajemen OVO sedang aktif berkonsultasi dan berkoordinasi sesuai arahan Bank Indonesia, agar restrukturisasi yang sedang dilakukan oleh perusahaan senantiasa selaras dengan peraturan Bank Indonesia dan regulasi pemerintah lainnya.

“Selanjutnya, OVO bersama dengan Grab telah menegaskan komitmen penuh kepada Bank Indonesia, OJK dan pemerintah Indonesia untuk terus mendukung dan mengembangkan bisnis OVO ke depannya,” tambah Harumi.

Dengan dukungan para pemegang saham, termasuk sejumlah investor lokal yang akan segera masuk, OVO berharap untuk dapat mengakselerasi transformasi digital serta memainkan peranan sentral dalam memfasilitasi transaksi dalam ekosistem digital.

Seperti diketahui, perusahaan induk Grab Indonesia, Grab Holdings Inc. meningkatkan kepemilikan sahamnya di perusahaan dompet digital OVO menjadi 90% dari sebelumnya sebesar 39% melalui PT Bumi Cakrawala Perkasa.

“Grab Holdings Inc. meningkatkan kepemilikannya dari penyedia dompet seluler Indonesia Ovo menjadi sekitar 90% dengan mengakuisisi saham milik PT Tokopedia dan Lippo Group [di BCP],” mengutip Bloomberg, Senin (4/10/2021).

Sebelum transaksi ini, sebelumnya Grup Lippo tercatat menggenggam kepemilikan sebesar 7,2% saham di induk OVO, Bumi Cakrawala Perkasa (BCP). Grab mempunyai porsi kepemilikan terbesar 39,2% dan Tokopedia mempunyai 36,1% saham di BCP. Pemegang saham lainnya, Tokyo Century Corporation tercatat memiliki 7,5%. Wahana Inovasi Lestari tercatat sebesar 5%.

Dengan transaksi itu, Grab kian melebarkan ekosistem bisnisnya tidak hanya berbasis ride hailing, melainkan menjadi layanan keuangan.

“Grab telah berkembang melampaui layanan ride-hailing menjadi layanan keuangan dan awalnya diinvestasikan di Ovo sebagai bagian dari upaya itu,” kata laporan tersebut.

Baca juga: Bukalapak.com (BUKA) Jadi Top Losers (LAGI)

Tags: