Joe Biden baru saja menyampaikan pidatonya mengenai kondisi perekonomian dan juga rencananya mengenai anggaran infrastruktur di Amerika. Pidato tersebut disampaikan sekitar pukul 00.45 WIB pada Hari Kamis, 8 April 2021.

Pidato Joe Biden

Joe Biden, Presiden Amerika saat ini, menyatakan bahwa pemerintah akan terus melanjutkan rencananya untuk menggelar pengeluaran dana ekspansif. Langkah tersebut akan dilakukan engan anggaran infrastrukturnya yang mencapai $2 Triliun.

Biden optimis bahwa investasi oleh pemerintah ini akan membantu kondisi ketenagakerjaan dan menciptakan semakin banyak lapangan kerja. Hal tersebut disebabkan adanya potensi akses yang muncul dari infrastruktur sehingga dapat mendorong ekosistem bisnis di Amerika.

Biden menyatakan bahwa anggaran tersebut merupakan “investasi terbaik sejak perang dunia kedua” oleh pemerintah Amerika. Hal tersebut disebabkan jumlahnya yang cukup besar dan potensi dampak positif yang datang bersamanya.

Baca juga: Perekonomian Australia Diprediksi Menguat Bersama Tetapnya Suku Bunga Acuan

Namun, dana ini membuat mayoritas pasar khawatir terhadap inflasi yang kemungkinan akan terjadi dalam waktu yang relatif cepat. Hal ini disebabkan anggaran tersebut dilakukan bersama dengan adanya dana stimulus sebesar $1,9 Triliun.

Saat ini dana stimulus sedang disebarkan untuk dana bantuan masyarakat yang juga sudah menambah uang beredar. Ditambah dengan $2 Triliun, maka dana stimulus saat ini mencapai $3,9 Triliun, angka yang cukup tinggi untuk perekonomian.

Sehingga, mayoritas pasar khawatir bahwa terdapat kemungkinan inflasi yang berlebihan yang membuat perhatian terhadap Dolar Amerika (USD) mulai turun kembali.

USD Melemah

Oleh karena itu, mayoritas pasar saat ini sedang beralih kembali ke aset berisiko melihat adanya potensi pelemahan dari USD. Salah satu aset yang kemungkinan dituju adalah Euro yang memiliki likuiditas yang cukup tinggi sebagai mata uang.

Sehingga kemungkinan besar saat ini persepsi terhadap EURUSD kemungkinan akan kembali positif dengan pergerakannya yang mulai naik. Saat ini sisi teknikal mulai memperlihatkan bahwa pergerakan EURUSD mulai naik kembali.

Pergerakan Harian EURUSD

Saat ini EURUSD sedang bergerak turun dalam zona depresiasinya sejak awal 2021. Tapi setelah adanya kabar Biden, EURUSD berhasil naik kembali dan membentuk pola bear trap setelah sempat keluar dan masuk kembali ke zona depresiasi.

Ke depannya kemungkinan besar EURUSD akan naik menuju batas atas zona depresiasi dan berpotensi bergerak naik kembali. Indikator RSI dan MACD mendukung potensi apresiasi bersama dengan MA Cross yang berhasil ditembus oleh harga.

Batas atas saat ini berada pada $1,196 hingga $1,206 yang jika ditembus dapat mendukung potensi apresiasi lebih tinggi. Batas pengaman apresiasi saat ini berada pada $1,18 hingga $1,17.

Tags: