ITMG kembali sentuh harga tertinggi sejak 28 Februari 2020 setelah sebelumnya mengalami penurunan yang cukup kuat hingga Maret 2020. Setelah menyentuh sekitar Rp 6.000, saat ini saham ITMG telah kembali naik ke atas Rp 10.000 dan menarik perhatian pasar.

ITMG Sentuh Harga Tertinggi Februari 2020

Beberapa hari yang lalu, saham dari Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mengalami tekanan beli yang cukup kuat. Tekanan beli ini masih terlihat terus berlanjut dan membawa apresiasi ITMG semakin kuat sejak akhir Maret 2020.

Hingga saat ini, pergerakan masih terus terlihat naik dan sesuai dengan apresiasi pada zona besar pergerakan naik sejak Maret 2020. Namun, saat ini harga berada di batas atas dan sedang kesulitan untuk terus naik.

Tetapi, nampaknya hal ini tidak akan menghentikan apresiasi secara garis besar dalam pergerakan ke depannya. Hal ini dikarenakan banyaknya sentimen positif terhadap saham ITMG itu sendiri yang nampaknya akan terus mendorong harganya naik.

Saat ini, dari sisi fundamental sendiri, saham ITMG masih terus dipercaya oleh investor akibat laporan keuangannya yang baik. Hingga kuartal ketiga 2020, ITMG belum mencatat kerugian yang membuat kondisi kinerja perusahaannya masih sangat baik.

Selain itu, kondisi batu bara global juga masih terlihat bagus dengan harganya yang masih terus naik. Oleh karena itu, saat ini mayoritas saham batu bara sedang mengalami apresiasi dan ITMG menjadi salah satu yang kuat.

Analisis Teknikal Saham

Oleh karena itu, kemungkinan dengan banyaknya sentimen positif ini, saham ITMG akan terus naik dan kembali membentuk harga tertinggi seperti awal 2020. Namun, saat ini terdapat hambatan akibat harga yang berada di batas atas zona pergerakan naik secara besar.

Pergerakan Harian ITMG

Dapat dilihat bahwa pergerakan apresiasi masih sangat kuat walau pada hari ini mengalami koreksi kecil setelah pembukaan pasar sesi pertama. Namun dengan adanya pola three inside up dan Indikator MACD yang menunjukkan prediksi masih kuatnya apresiasi kemungkinan pergerakan akan terus naik.

Jika terus naik, kemungkinan tujuan selanjutnya berada pada Rp 10.944 sebelum naik ke Rp 11.314. Apa bila terus naik, kemungkinan tujuan selanjutnya berada pada Rp 12.053 sebelum naik ke Rp 12.792 dan kemudian ke Rp 13.531 yang merupakan harga tertinggi 2020.

Baca juga: ENVY Tarik Ditjen Pajak dan Telkom Sigma Terkait Gugatan Perdata

Tetapi, mengingat harga yang berada di batas atas pergerakan naik, ada kemungkinan harga akan turun untuk koreksi. Dengan Indikator RSI yang berada di zona overbought, kemungkinan koreksi ini akan terjadi walau kemungkinan hanya kecil.

Jika terjadi koreksi, kemungkinan tujuannya adalah pada Rp 10.058 dan jika ternyata terus turun, tujuan selanjutnya berada pada Rp 9.146 sebelum menuju Rp 8.037. Tetapi, depresiasi ke harga tersebut nampaknya masih kecil kemungkinannya akibat banyaknya sentimen positif di sekitar ITMG.

Tags: