GGRM atau PT Gudang Garam Tbk dijadwalkan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2020 pada Juli 2021. RUPST akan dilaksanakan di Grand Surya Hotel, Kediri.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (15/6/2021), terdapat enam mata acara rapat yang akan dibahas pada RUPST. Mata acara pertama adalah persetujuan atas laporan tahunan Perseroan mengenai jalannya usaha Perseroan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020.

Mata acara kedua, pengesahan atas neraca dan perhitungan laba rugi Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020. Mata acara ketiga, persetujuan penetapan penggunaan laba Perseroan untuk tahun buku 2020.

Mata acara keempat, perubahan susunan pengurus Perseroan. Mata acara kelima, penunjukan Akuntan Publik, dan mata acara keenam perubahan Anggaran Dasar Perseroan dalam rangka penyesuaian dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 15/POJK.04/2020 Tahun 2020 tentang rencana dan penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka.

Diketahui, Gudang Garam mencatatkan laba bersih tahun buku 2020, turun menjadi Rp7,65 triliun dari periode sebelumnya Rp10,88 triliun di 2019, atau turun 29,7%. Namun, emiten berkode saham GGRM mencatatkan pendapatan selama 2020 meningkat menjadi Rp114,48 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan di tahun buku 2020, Rabu (31/3/2021), pendapatan perseroan mencapai Rp114,48 triliun atau lebih besar dibanding 2019 senilai Rp110,52 triliun. Kemudian, sepanjang 2020 beban usaha perseroan tercatat Rp7,58 triliun, sedangkan beban lainnya senilai Rp3,76 miliar.

Menjelang RUPS GGRM Rebound?

bulan depan tanggal 8 Juli 2021 yang diperkirakan akan membahas mengenai penggunaan laba (deviden) tahun lalu akan menjadi katalis positif bagi saham GGRM (JK:GGRM) untuk rebound dan bergerak naik apabila mampu bertahan diatas support gap 33.100-33.450.

Secara teknikal saham GGRM berhasil rebound setelah menembus resistance area konsolidasinya di level 34.275, sehingga mengkonfirmasi terbentuknya pola bullish reversal double bottom dengan target secara teoritis ada dikisaran level 35.725-36.000. Apabila rebound saham ini kuat dan berlanjut, maka GGRM berpeluang menuju target berikutnya dikisaran 38.000-38.550. Indikator teknikal MACD yang bergerak naik mengindikasikan kecenderungan saham ini sedang bergerak dalam tren positif.

Baca juga:

GGRM Tidak Membagikan Dividen di 2020! Saham Turun 5% Hari Ini

Tags: