Istilah Hawkish dan Dovish adalah dua kata yang sering digunakan dalam berita-berita mengenai forex atau pasar valuta asing. Dua kata ini sering digunakan untuk menyatakan bagaimana pandangan suatu bank sentral terhadap kebijakan moneter saat ini atau ke depannya.

Istilah Hawkish dan Dovish

Kedua istilah tersebut merupakan istilah yang digunakan dalam percakapan forex di artikel internasional. Istilah Hawkish dan Dovish terkadang disebut juga dengan Hawk dan Dove yang mereferensikan dua jenis burung yaitu Hawk atau Rajawali/Elang dan Dove atau merpati.

Dengan istilah Hawk, umumnya berarti bahwa bank sentral sedang atau akan mengimplementasikan kebijakan moneter yang lebih ketat. Maksud dari kebijakan yang lebih ketat adalah kebijakan yang kontraktif yang bertujuan untuk menjaga inflasi, bahkan menguranginya.

Sebaliknya, istilah Dove berarti bahwa bank sentral sedang atau akan mengimplementasikan kebijakan moneter yang lebih longgar. Tujuan dari kebijakan yang lebih longgar adalah untuk meningkatkan inflasi dengan cara penurunan suku bunga dan kebijakan ekspansif lainnya.

Tujuan dari kebijakan yang diimplementasikan pasti akan ditentukan oleh beberapa faktor yang terutama tercermin langsung dalam perekonomian. Contohnya adalah seperti saat ini, dimana faktor yang mempengaruhi perekonomian adalah Covid-19 yang menghambat perputaran uang.

Oleh karena adanya hambatan ini, bank sentral harus memilih kebijakan yang tepat dan jika diberikan pilihan antara pandangan Hawk dan Dove, saat ini bank sentral akan memilih Dove. Hal ini disebabkan oleh kebutuhan dorongan terhadap perekonomian yang sedang lambat, sehingga kebijakan ekspansif yang diterapkan.

Kekurangan dan Kelebihan

Jika dibandingkan secara langsung, pandangan Hawkish dan Dovish memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun, walaupun begitu, kedua pandangan ini tidak bisa diterapkan secara bersamaan dalam satu negara, sehingga bank sentral umumnya memilih.

Untuk pandangan Hawkish sendiri, umumnya diterapkan saat perekonomian sedang baik dan perputaran uang sedang berputar kencang. Hal ini disebabkan oleh kewajiban bank sentral untuk menjaga nilai inflasi agar tidak naik secara berlebihan.

Sebaliknya, untuk Dovish sendiri, umumnya diterapkan saat perekonomian sedang turun dan perputaran uang sedang lemah. Contoh dari penerapan kebijakan moneter dengan pandangan dovish adalah saat ini, dimana bank sentral melakukan operasi pasar terbuka dan penurunan suku bunga.

Baca juga: Data PDB Inggris Akan Dipublikasi Hari Ini! Diprediksi Membaik

Kelebihan dari pandangan Dovish adalah kebijakan moneternya dapat mendorong perekonomian untuk tumbuh bersama perputaran uangnya. Namun kelemahannya adalah jika diterapkan secara berlebihan inflasi akan tumbuh terlalu tinggi yang dapat menurunkan nilai mata uang negara tersebut.

Untuk sudut pandang Hawkish, kelebihannya adalah dapat menjaga inflasi agar tidak naik secara berlebihan dan mata uang dapat terapresiasi nilainya. Namun kekurangannya adalah jika terlalu ketat, pertumbuhan ekonomi umumnya akan mulai melambat.

Oleh karena itu, umumnya bank sentral akan sering berganti pandangan dan menyesuaikan terhadap kebutuhan perekonomian. Sehingga trader dan investor harus selalu memperhatikan sudut pandang bank sentral, karena juga akan mempengaruhi nilai mata uang yang diminati.

Tags: