IHSG hari ini dibuka positif setelah hari Jumat menguat hampir 1% setelah terdapat beberapa transaksi besar di ujung sesi kedua perdagangan.

Dengan pembukaan positif pada hari ini, IHSG pekan ini diprediksi akan naik lebih tinggi, namun terdapat beberapa penghalang.

IHSG Diprediksi Menguat

Salah satu sentimen yang akan menjadi penguat IHSG pada pekan ini adalah kebijakan dan stimulus dari Amerika.

Dana stimulus diprediksi akan mulai disebarkan pada pekan ini yang membuat kemungkinan kepercayaan terhadap pasar keuangan menjadi positif.

Hal ini disebabkan dengan bertambahnya jumlah Dolar Amerika, pada umumnya aset berisiko seperti saham, bergerak naik.

Dengan potensi adanya apresiasi dari bursa saham Amerika, umumnya bursa saham Indonesia juga terangkat. Sehingga diprediksi IHSG akan naik.

Hal ini juga disebabkan oleh korelasi negatif yang berada pada uang fiat dan juga saham terutama di Amerika sehingga dengan Dolar Amerika yang jumlahnya akan bertambah, pasar saham diprediksi akan naik.

Dengan bertambahnya jumlah uang beredar, nilainya akan turun akibat hukum permintaan dan penawaran. Akibat teori ini, muncul prediksi bahwa indeks saham Amerika akan naik yang akan memberi sentimen pada IHSG.

Terdapat Beberapa Rintangan

Namun, dari sisi internal IHSG belum terdapat sentimen besar yang dapat mengangkat nilainya untuk naik.

Salah satu sentimen yang kemungkinan besar akan mengangkat IHSG adalah beberapa publikasi laporan keuangan. Di luar hal tersebut, saat ini pasar belum memiliki sentimen besar.

Namun terdapat satu rintangan yaitu potensi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berskala mikro atau PPKM Mikro.

Baca juga: Mengenal Tiga Indeks Syariah Indonesia untuk Investasi Halal

Sentimen tersebut dapat mendorong IHSG turun akibat akan membatasi kegiatan masyarakat dan juga perekonomian walau dalam skala kecil.

Tetapi, mayoritas analis dari beberapa sekuritas memprediksi bahwa IHSG masih akan terus kuat mengalami apresiasi dan menghiraukan penerapan PPKM Mikro ini.

Kemungkinan besar menurut mayoritas analis, IHSG saat ini akan bertahan di daerah Rp6.000 sebagai batas bawahnya.

Diprediksi bahwa IHSG akan mengalami apresiasi hingga sekitar Rp6.300 akibat mulai positifnya pergerakan di Bulan Februari.

Terdapat beberapa saham yang direkomendasikan mayoritas analis seperti saham ANTM, BRPT, dan INTP.

Tags: