Eropa lockdown lagi setelah kembali terdapat peningkatan kasus Covid-19 kembali di beberapa negaranya. Kabar ini dapat menurunkan nilai Euro (EUR) terhadap Pound (GBP) yang nampaknya akan naik setelah kabar penetapan suku bunga acuan besok.

Eropa Lockdown dan Suku Bunga Acuan Inggris

Beberapa negara di Eropa dikabarkan akan kembali menerapkan lockdown atau penutupan dan pembatasan pergerakan akibat angka Covid-19 yang kembali naik. Kabar ini dapat menjadi sentimen negatif terhadap perekonomian Eropa yang sebelumnya sudah terlihat mengalami pemulihan. Selain itu, kabar ini juga datang bersama kabar dari Bank Sentral Eropa yang akan menambah intensitas kebijakan moneter ekspansif.

Kabar meningkatnya kebijakan moneter ekspansif datang dari Bank Sentral Eropa yang menyatakan akan terus mencetak uang tambahan untuk beredar dalam perekonomian. Pernyataan ini tidak menutup kemungkinan akan terjadinya penurunan suku bunga acuan yang dapat juga melemahkan nilai Euro. Kebijakan ini dilakukan untuk mencegah kembalinya penurunan ekonomi akibat lockdown yang akan diterapkan. Sehingga, walau bertujuan untuk terus menstimulus perekonomian, kebijakan ini berpotensi untuk melemahkan nilai Euro.

Akibatnya, kemungkinan besar Euro akan melemah terutama terhadap tetangganya yaitu Pound Sterling dari Inggris. Inggris sendiri, walau sedang mengalami permasalahan di Brexit, nampaknya masih akan berjaya akibat kondisi perekonomiannya yang walau terhambat, masih lebih stabil. Selain itu, dukungan dari Bank Sentral Inggris berupa suku bunga acuan yang tidak turun nampaknya juga akan memperkuat Pound. Oleh karena itu, prediksi pasar mengenai suku bunga acuan yang akan tetap pada 0,1% akan mendorong nilai Pound untuk naik.

EURGBP Diprediksi Turun

Prediksi ini muncul dari beberapa pernyataan pejabat Bank Sentral Inggris yang menyatakan pandangan positifnya terhadap kebijakan moneter dan perekonomian. Sehingga, kemungkinan bahwa seluruh pihak dari bank sentral akan memilih untuk suku bunga terus tetap akan lebih besar. Sehingga, Euro yang sedang terimbas banyak sentimen negatif, kemungkinan akan terdepresiasi terhadap Pound.

Pergerakan Harian EURGBP

Nampaknya sisi teknikal juga mendukung potensi penurunan ini akibat terbentuknya pola bearish flag yang terlihat masih kuat. Potensi terusnya penurunan tersebut juga terlihat dari banyaknya kegagalan nilai tukar untuk naik. Sehingga, bersama Indikator RSI dan MACD yang belum menandakan pergerakan naik, nampaknya EURGBP akan terus turun.

Baca juga: Angka Pengangguran Selandia Baru Diprediksi Naik Bersama Covid-19

Kemungkinan tujuan selanjutnya jika terus turun berada pada 0.89363 sebelum terus turun ke 0.89078. Jika terus turun, kemungkinan pergerakan akan menuju ke 0.88750 sebelum terus turun memperlihatkan penguatan dari GBP. Namun, jika ingin naik, saat ini batas yang perlu dilalui adalah pada 0.89713 sebelum bisa naik ke 0.90611 dan terus naik ke atas.

Tags: