Dow Jones yang merupakan indeks acuan utama pasar saham dari Amerika, mengalami peningkatan tiga hari berturut-turut hingga kemarin. Pergerakan naik ini merupakan hal yang mengejutkan akibat masih adanya ketidakpastian dari pemilihan presiden yang hingga saat ini masih dalam proses perhitungan suara. Apresiasi yang terjadi kemungkinan hanya bagian dari volatilitas akibat pergerakan konsolidasi yang sudah terjadi beberapa hari ke belakang. Saat ini sentimen utama pasar masih tertuju pada pemilihan presiden.

Dow Jones Naik Walau Masih Pilpres

Pemilihan presiden masih berlanjut dan nampaknya jika dilihat dari kondisi saat ini, Amerika akan memiliki presiden baru dalam beberapa bulan mendatang. Namun, hal ini belum pasti karena walau saat ini keunggulan dipegang oleh Joe Biden, masih terdapat beberapa negara bagian yang masih menghitung suara pemilihan. Namun, saat ini nampaknya kemungkinan besar Biden akan menang akibat selisih yang cukup jauh dan jika negara bagian seperti Nevada mayoritas memilih Biden, hasil sudah akan pasti.

Keunggulan Biden ini nampaknya telah memberikan sentimen positif terhadap pasar keuangan secara keseluruhan. Hal ini dilihat dari mayoritas pasar saham yang mengalami apresiasi, tidak hanya di Amerika, tetapi juga di Asia, termasuk IHSG. Sentimen positif ini datang dari harapan baru yang pada umumnya muncul jika presiden baru terpilih. Hal ini terlihat dari pergerakan pasar yang umumnya mengalami apresiasi setiap presiden baru terpilih.

Akibat dari keunggulan Biden dan kemungkinan presiden baru, nampaknya muncul harapan baru terhadap perekonomian sehingga memicu sentimen positif. Namun, hasil dari pemilu ini nampaknya masih akan dipublikasi beberapa pekan ke depan. Hal ini disebabkan adanya kemungkinan beberapa negara bagian seperti Washington yang akan meresmikan perhitungannya hingga sekitar 20 November 2020. Namun tenggat waktu asli pasti akan tetap pada inaugurasi di Januari 2021 sehingga untuk hasil pasti kemungkinan bisa mencapai tahun 2020.

Volatilitas Masih Tinggi

Oleh karena itu, kemungkinan besar hingga hasil benar-benar terlihat volatilitas masih akan tinggi karena masih adanya ketidakpastian. Ketidakpastian ini juga kemungkinan terpicu akibat pernyataan Trump yang merasa dicurangi dan akan menggugat ke pengadilan mengenai kecurangan pemilu yang beliau rasa. Namun faktanya, pernyataan tersebut didasari tanpa fakta sehingga tuduhan tersebut dapat menjadi kasus tinggi kericuhan akibat kemungkinan adanya kerusuhan dari pendukung Trump yang tersulut. Akibatnya, kerusuhan tersebut dapat memicu sentimen negatif terhadap perekonomian Amerika karena ada potensi demo setelah penetapan jika didasari atas tuduhan kecurangan.

Baca juga: Pemilihan Presiden Amerika Belum Selesai, IHSG Malah Naik

Sehingga, hingga saat ini hasil pemilihan walau terlihat jelas, masih dapat memunculkan sentimen negatif dan juga volatilitas yang tinggi. Sehingga, kemungkinan ke depannya, pergerakan pasar keuangan, terutama pasar modal Amerika dari indeks terbesarnya yaitu Dow Jones, akan memperlihatkan volatilitas.

Pergerakan Harian Dow Jones Industrial Average Masih Volatil

Untuk saat ini pergerakan indeks tersebut masih memperlihatkan konsolidasi akibat volatilitas yang cukup tinggi sejak beberapa pekan terakhir menuju pilpres. Namun tiga hari terakhir ini pergerakan masih naik akibat sentimen positif dari harapan baru Biden. Tetapi secara teknikal nampaknya pergerakan ini bisa jadi hanya bagian dari konsolidasi akibat adanya potensi pola Head and Shoulders. Pola ini umumnya mengindikasikan penurunan, dan didukung dari adanya wick yang tinggi dari penutupan kemarin.

Namun, saat ini nampaknya Indikator Stochastic RSI dan MACD masih memperlihatkan potensi apresiasi. Jika benar, nampaknya tujuan selanjutnya ada pada batas atas konsolidasi pada $28,899.69 sebelum terus naik ke atas. Namun, jika ternyata setelah menyentuh batas atas pergerakan kembali turun, nampaknya tujuan selanjutnya berada pada $27,154.39 sebelum ke $26,379.41.

Tags: