Dolar Australia (AUD) terlihat mengalami apresiasi terhadap Dolar Amerika (USD) akibat mencapai titik tertinggi mingguan pada 0,6952. Pergerakan ini terjadi walaupun adanya data gaji sektor non pertanian dari Amerika, sehingga nampaknya kekuatan Amerika belum terlihat. Pergerakan ini terjadi mendekati adanya penetapan suku bunga acuan di Australia dan Indikator teknikal yang menunjukkan apresiasi.

Dolar Australia Apresiasi Terhadap Dolar Amerika

AUD/USD terus mengalami pergerakan naik dan turun dalam minggu ini, namun tujuan akhirnya kemungkinan akan terus naik ke titik 0,7064. Pergerakan ini terjadi mendekati penentuan suku bunga acuan oleh Bank Sentral Australia. Penentuan ini dikabarkan akan dilakukan oleh Reserve Bank of Australia (RBA) pada 7 Juli 2020, dengan ekspektasi bahwa suku bunga tidak akan berubah pada nilai terendahnya yaitu 0,25%.

Nampaknya, RBA akan menunggu sebelum membuat keputusan lain dalam penanganan perekonomian. Hal ini ditunjukkan oleh Gubernur Bank Sentral Guy Debelle yang memberikan pernyataan bahwa perekonomian di Bulan Juni sudah terlihat membaik. Ditambah dengan pernyataan bahwa bank sentral sudah tidak perlu membeli surat utang bank sejak Mei yang menandakan ekonomi Australia sudah terlihat membaik. Sehingga, langkah selanjutnya akan terus sama dan belum ada perubahan hingga kondisi ketenagakerjaan kembali normal serupa dengan rencana awal.

Kedepannya, RBA akan terus berada di kebijakan yang sama dengan mulai melambatkan kegiatan ekspansif moneter. Hal ini disebabkan oleh ekonomi Australia yang terlihat lebih baik dari yang diharapkan. Namun, beberapa pejabat negara lain tidak setuju dan mendorong adanya penurunan suku bunga untuk menggerakkan inflasi.

Disaat yang bersamaan, RBA akan terus bergantung pada kebijakan fiskal dan mendorong agar pemerintah membentuk penyesuaian fiskal. Penyesuaian yang dimaksud adalah mendorong program-program yang sesuai dengan kondisi seperti Program Jobkeeper Paymentis yang akan selesai pada 27 September. Namun, Josh Fryndenberg, pemegang keuangan fiskal, memperlihatkan ketertarikan yang sangat kecil untuk melakukan stimulus lagi akibat baiknya ekonomi sekarang.

Sehingga, saat ini, Dolar Australia terus terlihat kuat dengan adanya beberapa kabar ini. Namun, terdapat indikator RSI dari sisi teknikal yang menandakan adanya potensi depresiasi terhadap Dolar Amerika.

Baca juga: Swiss Franc Terlihat Akan Istirahat Akibat Kondisi Global

Pergerakan AUD/USD

Grafik Harian AUD/USD

Perlu diingat bahwa jangka harga pada grafik bulanan merupakan acuan utama untuk AUD/USD sejak kuartal terakhir 2019. Hal ini disebabkan oleh AUD/USD yang memberikan pergerakan ke titik terendah pada 2 Oktober 2019 dan titik tertinggi di November 2019. Jangka harga pada 2020 memberikan tanda yang sama seperti Oktober, November, dan Desember 2019. Hal ini disebabkan oleh pergerakannya yang naik dan menyentuh titik tertinggi bulanan pada 2 Januari 2020 dan turun pada Februari 2020.

Namun, peningkatan dari titik terendah tahunan di 0,5506 ke 0,6774, memperlihatkan ada nya pergerakan naik kembali. Setelah pergerakan ini, AUD/USD mengalami peningkatan lagi ke 0,7064 tapi gagal melewati 0,7082 sehingga sedang berkonsolidasi. Konsolidasi ini terjadi di zona tinggi RSI yang menandakan potensi adanya penurunan. Konsolidasi ini dapat selesai jika terjadi pergerakan ke titik 0,7090 melewati beberapa batas atas sebelumnya. Namun jika terjadi pergerakan melewati 0,6720 terdapat potensi turun ke titik 0,6648. Nampaknya jika terjadi penurunan terus, paling parah akan terjadi penurunan ke 0,6450.

Dilansir dari DailyFX

Tags: