BJBR masuk ke Indeks IDXQ30 setelah mencatat laba sebesar 808 Milyar Rupiah pada semester pertama Tahun 2020. IDXQ30 merupakan indeks yang baru saja diluncurkan oleh Bursa efek Indonesia (BEI) saat ulang tahun pasar modal Indonesia ke 43.

BJBR Masuk Indeks IDXQ30

BEI baru saja meluncurkan indeks baru yang bernama IDXQ30 atau IDX Quality30. Daftar penghuninya baru saja diumumkan bertepatan dengan ulang tahun pasar modal Indonesia ke 43. Indeks ini merupakan indeks yang berisi saham-saham yang emitennya memiliki fundamental yang baik dengan laba yang konsisten.

Dikabarkan bahwa Bank BJB dikabarkan masuk ke dalam indeks tersebut akibat dari laba yang diperoleh di semester pertama Tahun 2020. Berdasarkan catatan pembukuan, Bank BJB berhasil mengumpulkan total perolehan laba sebesar 808 Milyar Rupiah pada Semester pertama Tahun 2020.

Pertumbuhan laba tersebut diikuti penambahan nilai aset sebesar 125,3 Triliun Rupiah, yang merupakan pertumbuhan sebesar 3,8% dibandingkan tahun lalu. Sektor kredit juga menjadi salah satu penggerak utama dari pertumbuhan laba sebesar 9,8% dibanding tahun lalu. Tercatat bahwa total jumlah kredit yang disalurkan adalah sebesar 85,8 Triliun Rupiah.

Baca juga: Bank Mandiri Turunkan Suku Bunga! Operasional Nampak Membaik

Pertumbuhan kredit tersebut juga diikuti dengan terjaganya kualitas penyaluran kredit perusahaan dengan rasio kredit macet (NPL) di angka 1,6%. Angka ini merupakan penurunan sebesar 14 poin jika dibandingkan dengan tahun lalu. Angka rasio kredit macet ini merupakan angka yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan catatan kredit macet rata-rata bank nasional hingga April 2020 yaitu pada 2,89%. Sehingga, secara keseluruhan, kinerja Bank BJB sedang mengalami kinerja yang positif.

Dampak Terhadap Saham BJBR

Akibat dari banyaknya sentimen positif terutama dari fundamental Bank BJB sendiri, saham ini nampaknya akan mengalami peningkatan dalam harga. Peningkatan ini juga didukung oleh kondisi grafik harga yang secara teknikal menunjukkan pola pergerakan ke atas. Pergerakan ke atas ini terlihat terjadi sejak pertengahan Juni 2020 usai pembagian dividen.

Grafik Harian BJBR

Dapat dilihat bahwa hingga saat ini, saham BJBR sedang berada di batas bawah pergerakan ke atas, yang membuat kesempatan baik untuk membeli. Jika sentimen positif dari IDXQ30 dan kinerja Bank BJB dapat mendorong BJBR naik, kemungkinan terdapat beberapa target dalam kenaikannya.

Jika BJBR naik, kemungkinan tujuan selanjutnya adalah pada harga Rp 992 sebelum menyentuh Rp 1.044 dan terus mencapai Rp 1090. Apabila harga terus berhasil naik, kemungkinan tujuan selanjutnya adalah pada Rp 1143 sebelum menyentuh Rp 1203, dan terus bergerak ke Rp 1.271.

Namun, jika ternyata saham ini turun akibat tekanan jual, kemungkinan harga akan turun ke batas bawah pada Rp 911 sebelum menyentuh Rp 872. Jika harga terus turun, kemungkinan tujuannya adalah pada Rp 813 sebelum menyentuh Rp 756 dan kemudian Rp 672 sebelum terus turun.

Tags: