Bitcoin diprediksi mencapai $12.000 pada pekan ini walau pekan lalu memulai pergerakan dengan cukup lemah. Tetapi, pekan lalu pada Hari Jumat hingga Minggu berhasil naik ke $11.500 setelah turun ke $10.400, sehingga banyak analis yang melihat bitcoin naik. Tetapi potensi apresiasi tersebut kemungkinan besar terhalang oleh dana stimulus yang kemungkinan besar masih akan tertunda.

Bitcoin Diprediksi Mencapai $12.000

Saat ini, bitcoin masih berhasil menjaga batas bawahnya pada daerah $11.000 dan tidak kembali ke daerah $10.000. Oleh karena itu, kemungkinan besar, pergerakan ini akan terus mendorong bitcoin untuk naik dalam pekan ini ke daerah $12.000. Momentum ini lah diprediksi oleh beberapa analis sebagai awal dari kembalinya kejayaan bitcoin.

Josh Rager, analis mata uang kripto, menyatakan bahwa beliau sangat yakin bahwa bitcoin akan naik ke $12.000 pada pekan ini. Beliau menyatakan pernyataannya dengan kuat akibat beliau tidak melihat satu hal dari sisi teknikal yang dapat mendorong bitcoin turun. Namun, beliau percaya bahwa pergerakan ini akan terjadi secara perlahan agar harga juga tetap stabil.

Pergerakan Harian Bitcoin

Perlu diingat bahwa jika benar terjadi apresiasi ke $12.000 pada pekan ini, bitcoin masih mungkin turun dalam beberapa hari ke depan. Hal ini disebabkan oleh pergerakan natural harga yang umumnya mengalami koreksi setelah apresiasi. Kemungkinan besar jika turun, tujuannya ada pada batas bawah di $11.100. Harga ini menjadi batas bawah akibat juga menjadi cela dalam Kontrak Jangka Panjang CME Bitcoin yang juga berada di antara $11.100 dan $11.400.

Dana Stimulus Menjadi Penentu

Depresiasi dari koreksi tersebut juga kemungkinan terjadi akibat dorongan dari kabar mengenai dana stimulus dari pemerintah Amerika. Kemungkinan besar perbincangan kebijakan fiskal melalui dana stimulus akan menjadi penentu utama untuk pergerakan bitcoin kedepannya. Hal ini disebabkan dana tersebut yang sebelumnya juga menjadi pendorong apresiasi bitcoin.

Saat ini perbincangan mengenai dana stimulus masih belum memiliki keputusan akibat pihak pemerintah yang masih terpecah. Selain itu, Presiden Amerika, Donald Trump, juga masih merasa tidak perlu ada lagi dana stimulus. Sehingga kemungkinan besar depresiasi akan terjadi, tetapi jika dana tersebut jadi dialirkan, kemungkinan bitcoin akan terapresiasi.

Baca juga: Anggota Parlemen Spanyol Menerima Bitcoin untuk Edukasi

Keputusan besarnya akan terlihat kemungkinan pada waktu dekat dengan perbincangan yang baru saja dimulai pada Hari Senin kemarin. Sekretaris Keuangan Amerika, Steven Mnuchin dan Juru Bicara Presiden, Pelosi, akan menjadi dua pihak utama dalam perbincangan tersebut. Sehingga nampaknya perbincangan akan terjadi dalam waktu yang cukup lama.

Dilansir dari News BTC

Tags: