Awal pekan yang tenang terlihat pada GBPUSD akibat belum adanya pergerakan yang jelas dari pasangan mata uang ini. Untuk saat ini, pasangan Pound Sterling (GBP) dan Dolar Amerika (USD) masih terlihat berkonsolidasi.

Awal Pekan yang Tenang

GBPUSD masih terlihat berkonsolidasi dengan awal pekan ini yang belum memperlihatkan perubahan arah yang signifikan. Namun, kemungkinan kedepannya pergerakan ini akan berubah akibat adanya beberapa hal yang telah dan akan terjadi dalam Inggris dan Amerika. Salah satunya adalah pembahasan kesepakatan antara Inggris dan Uni Eropa terkait perjanjian perdagangan setelah Brexit.

Pertemuan ketujuh antara Inggris dan Uni Eropa diakhiri dengan sedikit kesepakatan antara kedua pihak. Akibat hal ini, muncul pandangan pesimis terhadap tenggat waktu yang ditetapkan pada akhir tahun ini. Uni Eropa menyatakan bahwa mereka kecewa dengan pertemuan terakhir dengan Inggris akibat sedikitnya kesepakatan yang diraih.

Namun, kemungkinan kesepakatan tetap akan tercapai sesuai tenggat waktu walau hanya sedikit dan akan diperjelas dalam perpanjangan waktu. Namun, akibat hal tersebut, kedua pihak tidak akan bisa memanfaatkan kebijakan tarif baru dan peraturan kesepakatan perdagangan dari WTO. Pembahasan kesepakatan antara kedua pihak ini dikabarkan akan berlanjut pada 7 September 2020.

Baca juga: Morgan Stanley Sebut Mata Uang Ini Sebagai Safe Haven

Diluar kesepakatan perdagangan ini, nampaknya tidak ada lagi kabar yang dapat mendorong pergerakan GBPUSD dari sisi Inggris. Sehingga, pada trader disarankan untuk melihat kepada Amerika untuk memantau potensi sentimen terhadap GBPUSD

Pengaruh Amerika Terhadap GBPUSD

Akan terdapat beberapa kabar penting dari Amerika pada pekan ini seperti publikasi data kepercayaan konsumen dan data Industri Hulu. Selain itu, Jerome Powell, kepala dari The Fed, akan memberikan pidatonya pada acara Simposium Ekonomi Jackson Hole.

Dalam pidato dan acara tersebut, kebijakan moneter Amerika akan dibahas yang kemungkinan akan diimplementasikan pada periode mendatang. Acara ini akan digelar pada 27 hingga 28 Agustus 2020. Pidato ini menjadi kabar yang penting akibat dapat menjadi pertanda untuk trader melihat bagaimana sentimen bank sentral kedepannya terhadap perekonomian yang dapat mempengaruhi pergerakan Dolar Amerika.

Untuk saat ini, GBPUSD sedang berusaha kembali naik dari penurunannya pada Jumat lalu, dan berada di sekitar 1.3100. Untuk saat ini, pasangan mata uang ini sedang gagal dalam mengikuti pola pergerakan grafik naik yaitu bullish penant akibat Jumat lalu. Hal ini disebabkan oleh adanya pola candlestick bearish engulfing pada Jumat lalu yang menandakan kemungkinan penurunan.

Pergerakan GBPUSD

Untuk saat ini sentimen masih terlihat bergerak berkonsolidasi dengan tekanan jual yang berpotensi cukup kuat. Sehingga kemungkinan pergerakan akan turun jika ada berita yang mendorong ke bawah namun tidak jika ada berita yang mendorong ke atas.

Dilansir dari Daily FX

Tags: