ADRO kemungkinan akan naik dalam jangka panjang setelah adanya pengesahan RUU Minerba. Hal ini disebabkan oleh terbukanya kesempatan dan potensi keuntungan baru yang dapat dimanfaatkan oleh Adaro Energy Tbk.

ADRO Kemungkinan Naik Dalam Jangka Panjang

Adaro Energy kemungkinan akan mengalami peningkatan dalam keuntungan setelah adanya pengesahan RUU Minerba. Peningkatan ini diproyeksikan akan terjadi dalam jangka waktu panjang, bersama dengan pemulihan setelah Covid-19. RUU yang disahkan diproyeksikan dapat mendorong kemudahan untuk izin penambangan sehingga memberikan kesempatan untuk produksi yang lebih tinggi.

Dengan adanya RUU ini, kemungkinan besar kedua saham yang akan diuntungkan adalah ADRO dan ITMG. Hal ini disebabkan oleh kedua emiten dari saham tersebut yang bergerak di bidang penambangan, yaitu penambangan energi seperti batu bara. Diproyeksikan bahwa Adaro akan mengalami peningkatan jika dunia sudah mulai pulih dari Covid-19

Peningkatan yang diproyeksikan akan terjadi dalam jangka waktu yang panjang, juga disebabkan oleh harga batu bara yang nampaknya tahun ini masih belum naik. Dengan rendahnya harga batu bara, kemungkinan keuntungan juga akan masih rendah walau sudah ada RUU. Sehingga, Kenaikan ADRO masih akan bergantung juga pada perekonomian global. Namun, dengan neraca keuangan yang baik dan utang yang masih tergolong rendah, potensi kenaikan harga saham sangat mungkin terjadi.

Baca juga: JP Morgan Memasukkan Emiten Indonesia Ke Daftar Saham Pilihan, Siapa Saja Ya?

Pergerakan Saham 

Untuk saat ini, ADRO masih terlihat berada di zona konsolidasi setelah mengalami penurunan besar sejak awal tahun 2020.

Pergerakan Harian ADRO

Saat ini, harga bergerak dalam zona konsolidasi diantara harga Rp 1.183 dan Rp 994. Penutupan hari ini, telah membuat ADRO kembali ke zona konsolidasi walau sebelumnya sudah sempat menyentuh batas atas. Penutupan hari ini juga dapat menyebabkan ADRO kembali ke zona konsolidasi yang memperkuat pernyataan pemulihan jangka panjang.

Jika dalam jangka panjang kemungkinan ADRO berhasil melewati batas atas akibat dari dorongan persepsi positif, terdapat empat target selanjutnya. Target kemungkinan pertama adalah pada Rp 1.259, sebelum menyentuh Rp 1.349. Jika target tersebut berhasil ditembus kemungkinan target selanjutnya adalah Rp 1.494 sebelum menyentuh Rp 1.594. Jika seluruh target tersebut berhasil dilewati, kemungkinan ADRO akan terus bergerak ke atas.

Namun, jika ternyata sentimen ini gagal untuk mendorong ADRO ke atas, dan imbas Covid-19 masih besar, kemungkinan harga akan turun. Target selanjutnya jika turun kemungkinan adalah pada Rp 927 sebelum menyentuh Rp 792. Jika kedua harga tersebut berhasil dilalui, maka kemungkinan target selanjutnya adalah pada Rp 650 yang merupakan harga terendah tahun ini.

Tags: