Harga Bitcoin kembali stabil menjadi 9,000 USD, setelah turun di bawah 8.500 USD pada hari pertama bulan Maret ini. Inilah tiga alasan utama bagi Bitcoin untuk memiliki harga yang baik dan meningkat pada  terbesar pada bulan ini. 

India menghapuskan larangan Kripto

Dilansir dari Bitcoinist.com, India telah secara hukum menerima penggunaan mata uang kripto. Mahkamah Agung telah membatalkan keputusan Reserve Bank of India (RBI) untuk melarang perdagangan kripto. Para hakim menyimpulkan bahwa bank sentral tidak berwenang untuk membatasi crypto exchanges dan perusahaan yang berorientasi pada crypto lainnya. Secara jelasnya, para hakim sepakat mata uang virtual bukanlah uang melainkan barang atau komoditas sehingga tidak jatuh di bawah pengawasan RBI. Divisi kripto di India yakin bahwa pemerintah akan lebih mudah beradaptasi. India adalah negara terpadat kedua setelah Cina, yang merupakan market besar bagi Bitcoin dan kawan-kawannya.

Perdagangan Kripto dan Bitcoin Telah Legal di Korea Selatan

Beberapa waktu lalu, parlemen Korea Selatan telah mengakui bahwa perdagangan mata uang kripto legal. Selagi belum adanya permasalahan kegiatan jual beli  mata uang kripto di Korea Selatan, sekarang negara ini punya petunjuk jelas bagaimana melaksanakan pengoperasian kripto. Parlemen menyerahkan sebuah amandemen Penggunanan dan Pelaporan kepada Badan Informasi Specific Financial, menerima perdagangan crypto sebagai kegiatan legal. Namun, amandemen baru ini tidak mengangkat obligasi dari perusahaan kripto dan penyedia wallet yang melibatkan Know Your Customer (KYC) untuk mematuhi pemeriksaan nama asli.

Baca juga: Harga Bitcoin di $9.000, Sentimen Tetap Positif

Pasar Saham Anjlok, Para Investor Fokus pada Bitcoin

Sinyal bullish untuk crypto memberitahukan apakah pasar saham telah jatuh sejak pertengahan Februari di tengah ketakutan wabah virus Corona. Oleh karena itu, para investor beralih menyimpan aset-aset yang dimiliki, dan crypto merupakan pilihan terbaik. Pada 6 Maret lalu, seluruh 11 sektor S&P 500 menurun. Analis FXTM Lukman Otunuga memberikan catatan untuk investor:

“Mode panik jelas terlihat. Kami masih belum tahu dampak penuh pada laba perusahaan di 2020 dan perusahaan Amerika Serikat akan beruntung jika mencapai nol laba.”

Banyak alasan kenapa Bitcoin mengalami bullish saat ini, semenjak bank sentral memotong tingkat bunga untuk mengurangi risiko virus corona untuk mencegah terjadinya peristiwa halving dan devaluasi dari mata uang fiat,

Sumber

Tags: