UNTR dikabarkan menargetkan penjualan emas hingga 300.000 Ons hingga akhir tahun ini. Target ini ditetapkan dengan kondisi emas yang sedang baik sehingga diproyeksikan akan memberikan keuntungan yang signifikan.

UNTR Targetkan Penjualan Emas

PT United Tractors Tbk., (UNTR) membuat target penjualan hingga akhir tahun ini sebesar 255.000 ons hingga 300.000 ons. Pernyataan target tersebut dibuat oleh Franciscus Xaverius Laksana Kesuma dalam paparan publik yang digelar virtual, Selasa 25 Agustus 2020. Presiden Direktur dari United Tractors tersebut, menilai bahwa prospek emas saat ini cukup cerah, sehingga mengejar target penjualan emas adalah salah satu tujuan utama perusahaan.

Adapun entitas usaha United Tractors yang bergerak di segmen usaha pertambangan emas adalah PT Agincourt Resources (PTAR). Entitas ini mengoperasikan tambang emas Martabe di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Sampai dengan Juni 2020, total penjualan emas dari Martabe adalah sekitar 186.000 ons, turun 4% dari 195.000 ons.

Baca juga: MIKA Siap Bangun Dua Rumah Sakit Lagi dengan Dana Rp400 Milyar

Walaupun terjadi penurunan, Martabe mencatat pertumbuhan pendapatan bersih sekitar 11% atau naik menjadi Rp 4 Triliun dari Rp 3,6 Triliun pada periode yang sama tahun lalu. Saat ini, rata-rata harga jual emas Martabe adalah sebesar 1.498 Dolar Amerika per Ons. Harga ini merupakan peningkatan dibandingkan dengan harga 1.315 Dolar Amerika per Ons pada periode yang sama tahun lalu.

Pada semester I 2020, perseroan telah menggunakan belanja modal sebesar Rp 1,3 Triliun hingga Rp 1,4 Triliun dari alokasi yang rencanakan yaitu sekitar Rp 3,5 Triliun. Menurut pernyataan dari Presiden Direktur UNTR, sebagian besar dana tersebut dialokasikan untuk Pama Persada dan PT Acset Indonusa Tbk.

Kondisi Saham United Tractors

Secara keseluruhan, kondisi perusahaan masih terlihat bagus, ditambah dengan adanya harapan dari emas yang dapat mendongkrak kinerja. Akibat fundamental perusahaan yang sedang mengalami pemulihan dan terus mendorong kinerja, saham UNTR juga terlihat masih positif kedepannya.

Untuk saat ini, saham tersebut masih berada di pergerakan naik secara harian walau sempat mengalami koreksi dalam dua pekan terakhir. Namun, dengan pembukaan hari ini yang terlihat baik, dan pola pergerakan naik yang belum rusak, kemungkinan kedepannya saham ini masih akan terus naik.

Tags: