The Fed Sah Mulai Tapering Off – Federal Reserve mengumumkan pengetatan kebijakan atau tapering off pada Rabu (3/11) waktu setempat atau Kamis pagi WIB.
Gubernur The Fed Jerome Powell menyatakan mulai mengurangi pembelian asetnya bulan ini di tengah kekhawatiran inflasi yang meningkat. “Keputusan kami hari ini untuk memulai pengurangan pembelian aset kami,” kata Powell seperti dikutip dari Antara.

Bank Sentral AS memutuskan untuk mulai mengurangi laju bulanan pembelian aset bersihnya sebesar USD 10 miliar untuk sekuritas obligasi pemerintah AS dan USD 5 miliar untuk sekuritas yang didukung hipotek bulan ini.

The Fed telah berjanji untuk melanjutkan program pembelian asetnya dengan kecepatan USD 120 miliar per bulan, termasuk USD 80 miliar dalam sekuritas obligasi pemerintah AS dan USD 40 miliar dalam sekuritas yang didukung hipotek.
“Sampai kemajuan lebih lanjut yang substansial telah dibuat dalam pekerjaan dan inflasi,” tegas Powell merujuk pada Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), komite pembuat kebijakan The Fed.
Namun, Powell menekankan masih mengartikulasikan berbagai instrumen data ekonomi dan menelaan kondisi sebelum memutuskan kenaikan suku bunga The Fed Fund. “Kami tidak berpikir sudah waktunya untuk menaikkan suku bunga sekarang,” katanya.
Bursa saham Asia Pasifik melambung pada perdagangan Kamis pagi (4/11/2021). Wall street menguat seiring bank sentral Amerika Serikat (AS) atau the Federal Reserve mengumumkan akan mulai tapering atau pengurangan pembelian obligasi pada akhir November 2021.

Sedangkan bursa saham di Singapura, Malaysia dan India libur. Demikian dikutip dari laman CNBC, Kamis pekan ini.

The Fed mengumumkan akan mulai mengurangi laju pembelian obligasi bulanan akhir bulan ini. Langkah tersebut sejalan dengan ekspektasi pasar menyusul serangkaian sinyal sebelumnya dari bank sentral AS yang akan mulai hentikan program stimulus yang sebelumnya dirilis sebagai tanggapan terhadap pandemi COVID-19 pada Maret 2020.

Indeks utama di wall street naik ke rekor baru pada Rabu, 3 November 2021 setelah pengumuman the Fed. Indeks Dow Jones naik 104,95 poin menjadi 36.157,58. Indeks S&P 500 naik 0,65 persen menjadi 4.660,57. Indeks Nasdaq bertambah 1,04 persen menjadi 15.811,58.

Indeks dolar AS berada di posisi 93,84 setelah di posisi 94. Yen Jepang diperdagangkan di kisaran 114,06 per dolar AS.

Sumber

Baca juga: Indikator Kunci untuk Mengikuti Pasar Saham dan Ekonomi

 

Tags: