Indikator ekonomi adalah statistik yang digunakan untuk mengukur kondisi saat ini dan untuk memprediksi tren masa depan. Indikator kunci untuk saham AS adalah indeks saham utama Amerika, termasuk Dow Jones Industrial Average (DJIA), Standard & Poor’s 500 Index (S&P 500), dan Nasdaq Composite Index (NASDAQ).

Masing-masing indeks ini dibuat sebagai cara untuk menangkap status pasar saham atau sektor pasar dari satu hari (atau satu momen) ke hari berikutnya. Mereka menunjukkan apakah “pasar” secara keseluruhan naik atau turun, sedikit atau banyak.

 

Indikator dan Indeks Terkemuka

Masing-masing dari tiga indeks yang paling banyak diikuti memiliki sejarahnya sendiri dan pengikutnya sendiri di kalangan profesional keuangan dan media.

  • The DJIA juga disebut sebagai the Dow, adalah original yang tua, diciptakan pada tahun 1896. Ia hanya melacak 30 perusahaan, semua pemimpin dalam industri mereka. Kata “industri” dalam namanya berasal dari era di mana perusahaan-perusahaan Amerika yang paling penting adalah para raksasa industrinya. Sampai hari ini, ini adalah yang paling banyak digunakan dan sering dikutip dari semua indikator pasar saham terkemuka.
  • Indeks S&P 500 terdiri dari 500 saham dari semua sektor industri. Beberapa investor menganggapnya sebagai ukuran pasar yang lebih akurat secara keseluruhan karena memiliki representasi yang luas dan bobot nilai. Artinya, bobot masing-masing komponen dalam indeks sebanding dengan nilai pasarnya.
  • The Nasdaq Composite Index melacak lebih dari 3.000 saham yang tercatat di Bursa Efek Nasdaq. Karena susunan bursa itu, indeks tersebut mencakup banyak perusahaan muda besar dan kecil, terutama di sektor teknologi, bioteknologi, dan farmasi. 3

Ketiga indeks ini berfungsi sebagai indikator penting dari kesehatan pasar secara keseluruhan. Indikator lain digunakan untuk melacak kinerja ekonomi di masa lalu, dan untuk meramalkan masa depannya

 

Indikator Lagging dan Leading

Sebagian besar indikator ekonomi lainnya adalah laporan atau survei pemerintah yang hanya masuk akal dalam konteks waktu. Artinya, jika ada indikator yang naik dibandingkan bulan sebelumnya, maka perekonomian sedang menguat. Jika indikatornya turun bulan ini, ekonomi sedang melemah.

Penting: Beberapa orang menganggap S&P 500 sebagai pengukur pasar yang akurat secara keseluruhan karena memiliki representasi yang lebih luas dan memiliki bobot nilai.

Indikator ekonomi yang paling sering digunakan oleh para analis dan investor antara lain produk domestik bruto (PDB), Indeks Harga Konsumen (IHK), laporan nonfarm payroll, dan Consumer Price Index. Ada hal-hal lain, seperti pesanan manufaktur dan izin bangunan, yang sangat relevan bagi investor di sektor-sektor tertentu.

Indikator adalah indikator lagging atau indikator leading. Indikator lagging memungkinkan analis untuk melacak arah ekonomi, atau komponen substansialnya, dari waktu ke waktu. Indikator leading menunjukkan arah selanjutnya. Nomor pesanan manufaktur, misalnya, menunjukkan berapa banyak permintaan yang dilihat pembeli untuk produk baru selama beberapa bulan mendatang.

 

Angka Besar

Tidak ada indikator yang diawasi lebih ketat dari waktu ke waktu selain PDB. Ini mengukur nilai total semua barang dan jasa yang diproduksi di AS. Ini mencerminkan semua konsumsi yang telah terjadi baik di sektor publik maupun swasta. Laporan PDB diterbitkan setiap tiga bulan dan setiap tahun. Jumlah untuk kuartal kedua tahun 2020 adalah $19,41 triliun.

CPI melacak biaya hidup di AS dengan melacak harga campuran barang dan jasa konsumen.

Laporan nonfarm payroll bulanan melacak kesehatan pasar kerja dengan mengukur jam dan gaji sebagian besar (tetapi tidak semua) pekerja nonpertanian. Ini tidak termasuk pegawai pemerintah, pekerja wiraswasta, dan karyawan kelompok nirlaba serta buruh tani.

Consumer Price Index adalah leading indicator lainnya. Survei yang diawasi ketat ini menilai tingkat optimisme atau pesimisme yang dirasakan konsumen terhadap ekonomi dan keamanan finansial mereka sendiri. Logikanya adalah semakin optimis konsumen, semakin banyak uang yang akan mereka keluarkan dalam waktu dekat.

Sumber

Baca juga: Mengenal Indeks Saham Bursa Efek Indonesia, Ada Apa Saja Sih?