Tender Offer Saham Bank Permata (BNLI) dimulai hari ini! Dikabarkan bahwa penetapan harga penawaran tender wajib atas saham publik ini adalah pada Rp 1.347 per saham.

Tender Offer Saham Bank Permata

Penawaran Tender atau Tender Offer BNLI dikabarkan akan dimulai pada hari ini. Penawaran Tender ini dikabarkan bersifat wajib akibat akuisisi oleh Bangkok Bank terhadap saham Bank Permata sebanyak 89,12% dari PT Astra International Tbk dan Standard Chartered. Akuisisi tersebut sudah tuntas pada 20 Mei 2020 dengan dana yang mencapai Rp 33,66 Triliun.

Penawaran Tender Wajib akan dilakukan terkait akuisisi saham yang dimiliki oleh pemegang saham publik dalam jumlah 26.880.234 saham kelas A dan 3.024.429.639 saham kelas B . Saham ini berasal dari modal perseroan yang ditempatkan, yaitu sekitar 10,88% dari seluruh modal perseroan. Setelah akuisisi itu, Bangkok Bank harus melakukan Mandatory Tender Offer (MTO) alias Tender Offer Wajib ini.

Berdasarkan data yang dipublikasi pihak manajemen Bangkok Bank, periode Penawaran Tender adalah 30 hari. Jangka waktu tersebut dimulai dari 27 Agustus hingga 25 September 2020. Dikabarkan bahwa jual beli saham dalam masa Penawaran Tender ini akan dilakukan pada pasar negosiasi Bursa Efek Indonesia.

Ditegaskan bahwa penetapan harga adalah harga yang lebih tinggi dari rata-rata tertinggi harian saham di BEI dari 14 September 2019 hingga 12 Desember 2019 atau 90 hari, atau sebelum 13 Desember 2019 (tanggal pengumuman negosiasi). Dikabarkan bahwa penetapan harga saham Bank Permata dalam Penawaran Tender ini adalah Rp 1.346,97 per saham. Selain itu, dikabarkan juga bahwa PT Mandiri Sekuritas akan menjadi sekuritas pembantu utama untuk proses Penawaran Tender ini.

Sesuai Aturan OJK

Jika Penawaran Tender menyisakan kurang dari ketentuan minimal saham publik, maka penjualan akan dilakukan paling lambat 2 tahun setelah penyelesaian penawaran tender wajib. Ketentuan minimal saham publik yang dimaksud adalah sebesar 50 juta saham atau 7,5% modal disetor dan kurang dari 300 pemegang saham.

Baca juga: Semen Indonesia Proyeksi Permintaan Semen Turun 15% Tahun Ini

Seluruh peraturan pelaksanaan Penawaran Tender akan dan telah berjalan sesuai aturan OJK atau Otoritas Jasa Keuangan. Salah satu rujukannya adalah Peraturan OJK Nomor 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka. Dalam POJK tersebut, disebutkan Penawaran Tender Wajib adalah penawaran untuk membeli sisa saham perusahaan terbuka yang wajib dilakukan oleh pengendali baru. Adapun bagi pemohon tender wajib dapat meminta formulir penawaran tender wajib ke biro administrasi efek PT Raya Saham Registra.

Pembayaran kepada pemegang saham yang ikut serta dalam Penawaran Tender Wajib akan dibayarkan dalam rupiah pada 7 Oktober 2020. Namun, harus dipastikan bahwa seluruh dokumen yang disyaratkan yang diuraikan dalam keterbukaan informasi, sudah dilengkapi.

Dilansir dari IPOTNEWS

Tags: