Square semakin menunjukan dukungan kuat pada Bitcoin dengan membangun platform baru untuk mempermudah pengguna membangun layanan keuangan.

Tentu saja, layanan keuangan yang dimaksud adalah layanan yang berfokus pada Bitcoin (BTC).

Square dan Platform Layanan Keuangan

Berdasarkan tweet dari Jack Dorsey, Chief Executive Officer (CEO) Square Inc., perusahaan tengah menciptakan lini bisnis baru.

Ini nantinya akan membuat sebuah platform yang akan membantu pengembang membangun produk layanan keuangan yang berfokus pada Bitcoin.

“Square sedang membangun platform pengembang terbuka dengan satu-satunya tujuan membuatnya mudah untuk membuat layanan keuangan non-kustodian, tanpa izin, dan terdesentralisasi,” kata Dorsey dalam tweet-nya.

Dorsey pun mengatakan bahwa lini bisnis ini masih belum memiliki nama, tetapi yang pasti akan berfokus pada BTC.

Sekadar informasi, Square saat ini memiliki tiga lini bisnis yakni Cash App, Square Seller dan layanan streaming musik Tidal.

Sebelumnya, Dorsey, yang juga pendiri dari Twitter, telah mengatakan bahwa Square tengah membangun wallet perangkat keras untuk kripto.

“Seperti wallet perangkat keras #Bitcoin baru kami, [platform] kami akan melakukan ini sepenuhnya dengan terbuka.. Road Map terbuka, pengembangan terbuka, dan sumber terbuka,” kata Dorsey dalam tweet-nya.

Pendukung Bitcoin Garis Keras

Memang, Dorsey sudah lama dikenal sebagai seorang pendukung Bitcoin garis keras.

Pendiri Twitter ini pun hingga saat ini sangat berfokus untuk memajukan Bitcoin. Ia pun diketahui tidak pernah melirik kripto lainnya secara serius.

Dukungan terbaru dari Dorsey pun rupanya belum berhenti sampai disini. Selain melalui platform layanan keuangan dan wallet perangkat keras untuk kripto, ia juga membangun sebuah dana abadi.

Bersama dengan sahabatnya yang seorang rapper, Jay-Z, mereka membangun dana abadi yang disebut Btrust senilai US$24 juta, atau sekitar Rp347 milyar untuk menjadikan Bitcoin sebagai “mata uang Internet.”

Ini tentu bukanlah hal kecil yang bisa diremehkan. Semakin banyak pengguna pada platform, ini nantinya akan menjadi salah satu dasar pijakan untuk pertumbuhan BTC.

Dana abadi dengan nilai fantastis tersebut pun digadang juga akan memiliki andil besar dalam menjaga eksistensi Bitcoin sebagai kripto utama di dunia.

Platform DeFi Non-penahanan

Jack Dorsey mengumumkan perkembangannya pada Kamis, 15 Juli, pada kegugupan dengan detail tambahan. Dorsey menyatakan bahwa mereka telah memutuskan untuk membangun platform pengembang terbuka untuk menciptakan layanan keuangan non-penahanan tanpa izin dan terdesentralisasi. 

Dia mengatakan bahwa seluruh proses pengembangan platform akan menjadi open source dan mencakup peta jalan bagi siapa saja untuk memantau seluruh proses. Proyek ini juga sangat berbeda dengan Square Crypto, yang independen dalam kegiatannya dan hanya menerima dana dari Square. 

Dorsey juga menambahkan bahwa proyek tersebut akan difokuskan pada Bitcoin dan menyatakan bahwa akun Twitter dan GitHub khusus akan dibuat untuk informasi tambahan. TBD akan menjadi perusahaan keempat di ekosistem Square yang mencakup perusahaan pembayaran Cash App, platform streaming Musik Tidal dan Seller. 

Bagaimana Square Fare dengan Kompetisi? 

Seperti yang diharapkan, pengumuman dari Jack Dorsey mendapat tanggapan dari komunitas crypto. Seorang pengguna berkomentar bahwa layanan baru dapat menggantikan Ethereum, sementara yang lain menunjuk pada blockchain yang ada yang menawarkan layanan serupa. 

Tidak diketahui apakah proyek TBD akan dibangun di atas blockchain yang ada atau platform blockchain asli. Namun, itu akan menghadapi persaingan dari blockchain yang ada seperti Ethereum, Cardano, dan Binance Smart Chain yang disukai oleh platform keuangan terdesentralisasi. 

Square dapat memutuskan untuk membuat layanan terbatas pada institusi dan memanfaatkan minat yang meningkat untuk produk DeFi yang diatur. 

Baca juga:  Square Dikabarkan Mencatat Pendapatan yang Mayoritas Berasal dari Bitcoin

Tags: