YG Entertainment dan pertarungan antara Lilies (fans Lisa BlackPink) dan manajemen terus berlanjut, pasalnya selama dua hari berturut-turut hastag #YGletLisadoHerWork terus merajai trending topik di twitter, bahkan angkanya sempat menembus 3,3 juta twitt pada Rabu 06 September 2021.

Tak berselang lama selepas fans Lisa mengkritik menejemen, playlis Solo Lisa di akun Spotify YG Entertainmen Menghilang dari daftar putar, hal tersebut sontak menambah amarah fans Lisa makin membuncah, fans menanggap bahwa kritikan mereka terhadap menejemen tidak ditanggapi dengan baik, hal ini tentu menguatkan mereka untuk terus mengkrtitik menejemen.

Atas hilangnya playlist Lisa di daftar putar Spotify YG Entertainment, fans mulai menyerang dengan semakin keras dalam mengkritik menejemen. Hal ini terlihat dari anjloknya saham YG Entertainment, sebelumnya saham YG Entertainmen di bursa saham KOSDAQ terpantau di angka 64.800 di penutupan sebelumnya setelah gerakan #YGletLisadoHerWork

Trending saham YG entertainment pada rabu 6 oktober 2021 sampai berita ini dimuat telah terjadi duakali penurunan, pada jam 11.30 terjadi penurunan sebanyak 200 point atau 0,15% sejam kemudian disusul sebanyak 400 point atau tururn 0.62% dari nilai saham sebelumnya.

Nampaknya perlawanan fans Lisa menejemen akan terus berlangsung selama manajemen belum memenuhi tuntutan fan Lisa hal ini tergambar dari makin banyaknya cuitan kekecewaan fans lisa di dunia maya.

Menurut fans Lisa di Twitter menyebutkan perlakuan manajemen besar seperti YG Entertainment Tidak Profesional ketika memperlakukan artisnya seperti ini, seperti yang di ungkapkan akun @Haloooww22

“Kalau ga mau dikritik, diprotes, ya perlakukan artis2 lo dengan baik. Ini berlaku untuk semua artis yang berada di bawah naungan lo YG, bukan hanya Lisa”.

Tak hanya perusahaan yang mendapatkan kritik fans, sasaran kritik juga ikut menyasar CEO YG Entertainment Hwang Bo Kyung, ia menjadi sasaran kemarahan Lilies di seluruh dunia, fans menilai sebagai perempuan harusnya ia bersikap bijak untuk tidak bersikap rasis dan diskriminatif terhadap artis non Korea dibawah naungan YG Entertainment. Seperti di twitt oleh akun @mornkeyy

Meski demikian, penurunan saham YG Entertainment Inc hanya sementara. Pada perdagangan Kamis, 7 Oktober 2021, saham YG Entertainment naik 2,63 persen ke posisi 66.400 pada pukul 11.28 waktu setempat.

YG Entertaiment masih bersikap dingin. Penggemar berasumsi ini adalah satu-satunya cara memberikan jawaban kepada Blink, sebutan penggemar BlackPink. Setidaknya penggemar mengetahui langkah mereka di Twitter mengganggu kestabilan salah satu dari tiga saham terbesar YG.

Blink terus membuat unggahan kemarahan dan meme bernada sarkatis demi tempati posisi trending. Demikian mengutip newdelhitimes.com, Kamis (7/10/2021).

Blink menilai tindakan yang diambil YG terhadap anggota Blackpink kelahiran Thailand sangat tidak wajar dan sebuah keputusan buruk. Bahkan CEO Bvlgari dan Pemimpin Redaksi Vogue Thailand menentang kebijakan YG Entertaiment. Sejak saat itu tagar #YGLetLisaHerWrok dan #JusticeforLisa menjadi trending di lini massa Twitter.

Lilies (fandom Lisa) awalnya kesal dengan bungkamnya label setelah pengumuman debut solo Lisa Blackpink. Kehadiran kembali Lisa dipersingkat menjadi 10 hari karena kurangnya promosi yang memadai di perilisan album ‘Lalisa’.

Sumber

Baca juga: Label Manajemen BTS, Big Hit Entertaintment Akan IPO!