Saham MNC Studios (MSIN) dikabarkan turun pada 23 Juni 2020. Pergerakan ini dikabarkan terjadi dengan adanya berita bahwa PT MNC Studios International Tbk., akan melaksanakan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD). Akhir-akhir ini, beberapa anak perusahaan dari PT Media Citra Nusantara Tbk., telah banyak yang melakukan hal yang sama, sehingga sekarang adalah giliran MSIN. Namun, kejadian ini ternyata belum memberikan dampak yang seharusnya bagi MSIN.

Saham MNC Studios Turun

Hari ini, terlihat bahwa Saham MSIN turun dengan penutupannya yang lebih rendah dari hari yang lalu. Terlihat bahwa penutupan harga hari ini turun ke angka Rp286 per lembar dari Rp288 pada Hari Senin. Penutupan yang lebih rendah ini menjadi penerus dari gerakan ke bawah yang telah terjadi sejak awal tahun ini. Kabar bahwa akan adanya PMTHMETD, yang seharusnya dapat mendongkrak nilai saham MSIN, terlihat tidak berpengaruh sehingga, pergerakan ke bawah untuk saham ini masih terus terlihat.

PMTHMETD

Dikabarkan bahwa MNC Studios akan melakukan PMTHMETD, yaitu penerbitan saham baru untuk penanam modal pada usaha tanpa melalui bursa efek seperti saham pada umumnya. Berdasarkan informasi dari Bursa Efek Indonesia, sebanyak 520.200.000 lembar saham, akan diterbitkan untuk PMTHMETD yang akan diharga Rp100 per lembar. Jumlah tersebut setara dengan 520 Juta Rupiah atau sebesar 10 persen dari seluruh saham yang disetor penuh dalam perseroan.

Dikabarkan bahwa tujuan dari adanya penanaman modal baru ini adalah untuk memperkuat struktur permodalan. Selain itu, dana juga akan dipakai mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas operasional berkelanjutan termasuk namun tidak terbatas pada bisnis rumah produksi dan periklanan. Peningkatan ini akan dilakukan dengan meningkatkan jumlah produksi atas konten-konten pada platform OTT dan TV FTA, khususnya konten orisinil dan animasi serta pengembangan digital apps yaitu Klaklik dan AdMediate, demi memperkuat pendapatan digital dan mendukung penjualan secara daring.

Kabar penambahan modal ini, seharusnya dianggap sebagai insentif positif bagi saham MSIN. Hal ini disebabkan oleh adanya modal baru yang dapat mendorong produktivitas perusahaan sehingga berpotensi menghasilkan pendapatan lebih. Namun, seperti yang terlihat pada penutupan hari ini, dampak tersebut belum terlihat. Sehingga, dapat diperkirakan kedepannya MSIN masih akan bergerak ke bawah.

Baca juga: Rekomendasi Sektor Pilihan dalam Pemulihan Ekonomi

Analisis Pergerakan MSIN

Pergerakan Saham MSIN Harian

Dapat dilihat bahwa saham ini berada dalam fase penurunan sejak awal tahun 2020, bahkan lebih jauh lagi. Walau dengan adanya berita PMTHMETD ini, nampaknya pergerakan positif belum terlihat dengan jelas. Namun, dapat dilihat dari dua candlestick terakhir, bahwa terdapat dua wick yang panjang ke bawah yang dapat menjadi pertanda bahwa harga kesulitan untuk menembus penutupan pada hari Jumat lalu. Sehingga, hal ini dapat menjadi salah satu kemungkinan akan pergerakan balik arah walau kecil. Tetapi, untuk mengkonfirmasi adanya pergerakan balik arah yang signifikan, paling tidak saham ini harus melewati batas atas diharga Rp320 per lembar untuk memberikan harapan walau perlu konfirmasi lainnya.

Tags: