Pengangguran Jepang terlihat naik setelah datanya di publikasi hari ini pada pukul 06.30 WIB. Angka pengangguran yang naik ini dapat menambah goyahnya perekonomian dengan pengunduran diri perdana Menteri Sinzho Abe. Kemungkinan besar Yen akan ikut terdepresiasi bersama dengan nasib Jepang yang belum pasti.

Pengangguran Jepang Naik

Data yang dipublikasi hari ini pada pukul 06.30 WIB oleh Jepang, memperlihatkan bahwa angka pengangguran terlihat naik. Kenaikan ini membawa angka pengangguran Jepang dari 2,8% menjadi 2,9%. Walaupun mengalami peningkatan, angka ini lebih baik dari mayoritas prediksi pada angka 3%.

Namun, peningkatan angka pengangguran ini juga disandingkan dengan data penanaman modal pada perusahaan privat yang turun. Sehingga, beberapa data ini kemungkinan memperburuk sentimen terhadap perekonomian Jepang yang baru dihantam oleh pengunduran diri Perdana Menteri Jepang.

Dikabarkan bahwa angka penanaman modal pada perusahaan privat Jepang, mengalami penurunan sebesar 11,3%. Angka ini menjadi pertanda akan kekhawatiran investor terhadap perekonomian Jepang, yang memunculkan sentimen negatif bagi perekonomian Jepang. Sentimen ini juga didukung oleh kabar dari pengunduran diri Perdana Menteri Jepang yang telah beredar selama hampir dua pekan dan akhirnya dikonfirmasi pada akhir Bulan Agustus 2020.

Akibat adanya beberapa kabar ini, kemungkinan besar nasib perekonomian Jepang kedepannya masih terlihat belum stabil. Salah satu hal yang membuat ketidakpastian adalah langkah ke depan Jepang, mengingat sedang banyaknya perjanjian dan rencana baru, seperti perjanjian dagang dengan Inggris. Sehingga, kemungkinan besar hingga beberapa hari ke depan, mata uang Yen akan terlihat berkonsolidasi akibat masih banyaknya ketidakpastian.

Yen Terus Terdampak

Akibat dari banyaknya kabar buruk yang terus menghantam Jepang, kemungkinan besar sentimen negatif terhadap mata uang Yen, akan terus meningkat. Namun, mengingat Yen yang masih dianggap sebagai salah satu mata uang yang stabil sebagai pengaman, depresiasi nampaknya belum akan terjadi secara besar.

Baca juga: Suku Bunga Acuan Bank Sentral Australia Akan Ditetapkan Besok!

Beberapa hari terakhir, Yen terlihat masih mengalami konsolidasi, terutama dengan adanya kabar dari pengunduran diri Perdana Menteri. Hari ini, dengan adanya kabar peningkatan angka pengangguran dan penurunan penanaman dana investasi, Yen masih terlihat bergerak belum pasti. Pergerakan yang belum pasti ini terlihat dari adanya dua doji candlestick yang terjadi hari ini dan kemarin setelah adanya penurunan.

Sehingga, kedepannya hingga ada kabar baik yang dapat mengangkat perekonomian Jepang, Yen masih akan berkonsolidasi. Oleh karena itu, Yen masih dalam risiko untuk terus terdepresiasi dan kehilangan statusnya sebagai mata uang pengaman.

Tags: