Pekan depan nampaknya akan diisi oleh beberapa jadwal rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) dari beberapa emiten.

Dikabarkan bahwa RUPSLB pekan depan akan diisi oleh beberapa kejadian seperti perombakan pengurus atau manajemen dan juga perbincangan mengenai kondisi keuangan.

Jadwal RUPSLB Pekan Depan dan Rencana SRAJ dan EAST

Terdapat sekitar empat emiten yang akan melakukan RUPSLB pada pekan depan. Emiten-emiten ini adalah SRAJ, EAST, FPNI, dan IPCC.

Sejahteraraya Anugerahjaya Tbk., (SRAJ) adalah emiten yang akan melakukan rapat pembahasan terkait kondisi keuangan.

RUPSLB akan dilakukan pada 8 Februari 2021 pukul 10.00 WIB. Dikabarkan bahwa dalam perbincangan RUPSLB, SRAJ akan membahas mengenai HMETD atau Rights Issue.

Baca juga: TPIA Bermitra dengan Total Solar DG, Bangun Energi Surya di Cilegon

Pemilik dari Rumah Sakit Mayapada ini dikabarkan ingin menerbitkan 18 Miliar saham dengan nilai Rp100 per saham. Sehingga nampaknya dalam perbincangan RUPSLB nanti akan dibahas secara rinci apakah rencana penerbitan saham sekitar 60% dari total modal ini jadi dilakukan atau tidak.

Kemudian Eastparc Hotel Tbk., (EAST) juga akan melakukan rapatnya pada 10 Februari 2021 pada pukul 13.00 WIB. Dikabarkan bahwa perbincangan dalam RUPSLB tersebut adalah mengenai pembahasan perubahan penggunaan dana yang menyangkut kondisi keuangan emiten.

Jadwal FPNI dan IPCC

Lotte Chemical Titan Tbk, (FPNI) juga akan melakukan RUPSLB pada 10 Februari pukul 09.00 WIB. Dikabarkan bahwa perbincangan tersebut akan menyangkut pembahasan direksi.

Dikabarkan bahwa FPNI akan melakukan perubahan susunan direksi dan dewan komisaris. Sehingga kemungkinan besar setelah itu akan terjadi publikasi mengenai susunan direksi baru.

Saham yang telah terbuka lagi setelah tersuspensi sejak 4 Januari 2021 ini memiliki beberapa permasalahan yang nampaknya akan diselesaikan dengan perombakan ini.

Baca juga: Asing Masuk Saham SIDO Sebesar Rp4 Triliun Kemarin. Bagaimana Hari Ini?

Emiten terakhir yang akan melakukan RUPSLB adalah Indonesia Kendaraan Terminal Tbk., (IPCC) yaitu pada 11 Februari 2021 pukul 10.00 WIB.

Dikabarkan bahwa dalam RUPSLB tersebut akan terjadi perbincangan mengenai persetujuan pengangkatan kembali atau perubahan susunan direksi.

Saham ini juga baru saja mengalami suspensi atau pemberhentian perdagangan beberapa pekan yang lalu. Namun, pemberhentian tersebut bukan akibat permasalahan namun akibat pergerakan signifikan yang drastis ke atas.

Hal ini disebabkan adanya sentimen dari PT Pelabuhan Indonesia yang merencanakan penggabungan atau merger. Sehingga nampaknya hal tersebut juga akan menjadi perbincangan dalam RUPSLB.

 

 

 

Tags: