PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham perseroan sebanyak-banyaknya 10 persen dari modal disetor dan ditempatkan Perseroan. Jumlah saham tersebut maksimal 262.614.878 lembar saham LPPF.

Buyback saham tersebut akan dilakukan paling lambat hingga 3 Mei 2022. Berdasarkan keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), LPPF siapkan dana buyback saham sebesar Rp 500 miliar. Dana buyback saham itu termasuk biaya perantara pedagang efek dan biaya lainnya.

“Perseroan akan membatasi harga maksimal pembelian kembali saham 2022 sebesar Rp 4.700 per saham,” tulis perseroan.

Pembelian kembali saham pada 2022 akan dilakukan baik melalui bursa atau di luar bursa dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Perseroan memperkirakan tidak ada dampak signifikan atas biaya pembelian kembali saham 2022 perseroan dan tidak ada penurunan pendapatan perseroan secara signifikan sebagai akibat dari pelaksanaan buyback saham 2022.

“Pelaksanaan pembelian kembali saham 2022 diharapkan tidak memengaruhi kegiatan usaha dan operasional perseroan dikarenakan perseroan telah memiliki modal kerja yang cukup untuk menjalankan kegiatan usaha perseroan,” katanya.

Baca juga: Matahari Akuisisi 16% Kepemilikan Bank Nationalnobu

Di tahun 2021, Matahari menutup gerainya di Pasar Baru. Penutupan tersebut merupakan gerai terakhir yang ditutup pada tahun tersebut. Sepanjang tahun 2021, Matahari telah menutup total 5 gerai di berbagai wilayah, seperti Jakarta, Bogor, Bandung, dan Yogyakarta. Penutupan tersebut menurut Miranti Hadisusilo, Corporate Secretary & Legal Director PT Matahari Departemen Store Tbk, dilihat dari performa gerai yang kurang bagus, sehingga tidak memungkinkan untuk dilanjutkan.

“Penutupan tersebut sejalan dengan rencana perseroan sebelumnya yang akan menutup gerai-gerai yang tidak perform,” sambung Miranti.

Matahari optimistis pembelian kembali saham 2022 akan meningkatkan nilai pasar perseroan. Pada penutupan perdagangan Jumat (4/2), saham LPPF melonjak 3,19 persen ke posisi Rp 3.880 per saham. Saham LPPF dibuka turun 10 poin ke posisi Rp 3.750 per saham. Saham LPPF berada di level tertinggi Rp 3.950 dan terendah Rp 3.750 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.872 kali dengan volume perdagangan 54.551. Nilai transaksi Rp 20,9 miliar.

 

Sumber

Baca juga: Ingin Dapat Passive Income dari NFT? Begini Caranya