Jumlah ATM bitcoin naik di seluruh dunia, dikabarkan hampir mencapai angka 9.000. Amerika menjadi negara penyumbang terbesar dalam kenaikan ini, yang diikuti oleh Kanada dan Inggris.

Jumlah ATM Bitcoin Naik

Hingga saat ini, terdapat sekitar 8.947 ATM untuk mata uang kripto dan 211.239 lokasi non-ATM untuk memperjualbelikan mata uang kripto. Jumlah ini tersebar di 71 Negara menurut data dari situs Coinatmradar. Pada bulan Juli 2020, angka ATM mata uang kripto naik dari 8.490 menjadi 8.919 menurut situs tersebut. Walau terdapat 554 ATM baru, 115 dari 554 ditutup pada Bulan Juli, sehingga pertumbuhan tercatat sebesar 429 mesin ATM.

Amerika terus menjadi penyumbang utama dalam kenaikan ATM mata uang kripto ini, terutama ATM bitcoin. Pada saat artikel ini ditulis, terdapat 6.879 mesin ATM di Amerika yang tersebar di Los Angeles, Chicago, Miami, Houston, Dallas, dan Atlanta. Kanada menjadi penyumbang kedua terbesar dengan 816 ATM bitcoin yang mayoritas berada di Toronto, Montreal, dan Vancouver. Menurut Coinatmradar, negara lain yang memiliki lebih dari 50 mesin ATM adalah Inggris, Austria, Swiss, Spanyol, Jerman, Republik Ceko, Polandia, dan Italia.

Peta Persebaran Mesin ATM Kripto

Industri ATM Kripto

Saat ini, terdapat 43 produsen dan 554 operator untuk mesin ATM kripto, yang dipimpin oleh Genesis Coin yang memproduksi 3.101 mesin hingga akhir Juli 2020. Produksi tersebut merupakan peningkatan sebesar 157 dibandingkan Bulan Juni 2020. Pada peringkat kedua, terdapat perusahaan bernama General Bytes dengan 2.661 mesin ATM, yang 103 mesinnya dibuat di Bulan Juli.

Baca juga: Analisis Bitcoin, $11.500 Harus Dilewati Sebelum Mulai Naik Kembali

Diluar produsen, terdapat operator ATM kripto, dimana operator yang mengoperasikan mesin ATM bitcoin terbanyak adalah Bitcoin Depot. Bitcoin Depot sendiri memiliki 791 mesin, dimana 46 mesin tersebut baru ada di Bulan Juli 2020. Peringkat kedua diduduki oleh Rockitcoin dengan jumlah mesin sebanyak 436, yang diikuti oleh ATM Coiners, Coincloud, Coinflip, dan Coinsource.

ATM bitcoin merupakan fokus utama bagi beberapa negara akibat kasus di Amerika yang membuat operator bernilai sebesar $25 Juta ditutup dan 17 mesin diberhentikan di California. Pemilik dari operator tersebut dikabarkan telah bergerak Diluar regulasi yang ditentukan di Amerika.

Pada Bulan Juni, tercatat bahwa regulator Amerika telah membidik fokus pada ATM bitcoin. Menurut data dari Ciphertrace, 88% dari dana yang berada di ATM bitcoin telah dikirim ke luar negara dan pengguna lebih memilih untuk melakukan kegiatan yang berisiko tinggi. Akibat kedua hal tersebut, pemerintah akan menetapkan peraturan yang mengetatkan aktivitas ATM bitcoin dan kripto sehingga tidak terjadi penyelewengan.

Dilansir dari Bitcoin.com

Tags: