Bitcoin.org sekelompok peretas mengeksploitasi situs demi menjanjikan giveaway palsu. Pop-up pada situs tersebut memberi instruksi pengunjung agar mengirim Bitcoin ke alamat QR code dengan iming-iming akan menerima jumlah lebih besar.

Pengguna situs Bitcoin.org melaporkan skema penipuan tersebut pada Kamis (23/09/2021). Pesan palsu yang muncul memberitahu pengunjung Bitcoin Foundation memberi imbalan kepada komunitas terbatas kepada 10 ribu peserta pertama.

Tindakan keras terbaru dari Tiongkok ini telah cukup membuat geleng-geleng kepala para investor dan pengamat kripto. Namun, dibandingkan kejatuhan pada 2018, pasar kripto saat ini tidak begitu bergeming karena masih mengalami penurunan yang tidak begitu fantastis.

Kemungkinan, itu karena sudah mulai meratanya pangsa pasar kripto. dulu, Tiongkok memang menjadi pangsa terbesar. Tetapi, kini sudah tidak lagi semenjak kepergian para penambang dari negeri panda tersebut karena larangan keras pemerintahnya.

Pengunjung tidak dapat menghilangkan pesan tersebut, sehingga keseluruhan situs Bitcoin.org tidak dapat diakses selama penipuan itu berlangsung. Penyedia layanan hosting dan domain Namecheap menonaktifkan situs Bitcoin.org selama peristiwa tersebut.

Selain itu, diketahui bahwa Tiongkok telah hilang dari daftar pemilihan negara/wilayah untuk pendaftaran aplikasi Huobi.

Tentu saja, ini bukan kali pertama Huobi terusik oleh pemerintah negaranya.

Pada tahun 2017 lalu, Huobi melarang penarikan Yuan dari bursanya saat pemerintah perdagangan pair antara Yuan dengan kripto.

Dan pada bulan Juni lalu, Huobi juga telah melarang pengguna Tiongkok untuk bertransaksi dalam produk derivatif yang berisiko. Lagi-lagi, ini karena ulah pemerintah yang mengeluarkan tindakan keras melalui kabinetnya.

Selain itu, Huobi juga tengah menghadapi tekanan balik di Thailand karena peraturan terbarunya.

Diketahui, Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Thailand telah mengharuskan bursa kripto untuk mengembalikan semua aset kepada pelanggan pada awal September 2021. Itu terjadi setelah ditentukannya Huobi yang beroperasi dengan struktur manajemen yang tidak memadai standar mereka.

Bak badai, berbagai aturan yang kurang bersahabat terus datang untuk industri kripto. Binance termasuk salah satu bursa yang sedang menghadapi banyak serangan regulasi dari beberapa negara seperti Singapura, Jepang, Thailand, Tiongkok, Korea Selatan, London dan masih banyak lagi.

Namun berbeda dengan Tiongkok, negara lain hanya berfokus pada memenuhi standar peraturan atau regulasi mereka, bukan melarang. Sehingga, masih ada kemungkinan untuk dipenuhi agar semua dapat berjalan seperti sedia kala, atau bahkan lebih baik lagi.

Regulasi itu baik, namun pelarangan itu berbahaya. Semoga semua dapat berakhir dengan baik saja.

Sumber

Baca juga: Huobi Membuka Akses Perdagangan Options Bitcoin

Tags: