Data penjualan ritel Amerika dikabarkan akan dipublikasi besok 16 Maret 2021 pada pukul 20.30 WIB. Diprediksi bahwa data ini akan memperlihatkan data yang lebih negatif sehingga mencerminkan pemulihan perekonomian yang melambat.

Data Penjualan Ritel Amerika

Diprediksi bahwa data penjualan ritel secara bulanan akan turun dari data penjualan ritel dan penjualan ritel inti. Kemungkinan besar data akan menunjukkan penurunan yang cukup drastis di Bulan Maret 2021 ini.

Data penjualan ritel diprediksi akan turun dari 5,3% menjadi -0,5% sedangkan data penjualan ritel inti diprediksi akan mengalami penurunan dari 5,9% menjadi 0,2%.

Publikasi ini juga akan disandingkan dengan beberapa data perekonomian dimana mayoritas mencerminkan data sektor riil. Data yang dimaksud adalah data kondisi bisnis dan juga data sektor industri.

Beberapa data tersebut diprediksi akan mengalami penurunan yang cukup signifikan seperti data penjualan ritel. Sehingga diprediksi bahwa beberapa data ini menunjukkan bahwa perekonomian Amerika masih mengalami hambatan dalam pemulihan.

Pidato Joe Biden

Joe Biden, Presiden Amerika, juga baru saja menyampaikan pidatonya pagi ini pukul 00.45 WIB yang kemungkinan akan membantu memberikan sentimen positif. Sentimen positif ini berasal dari stimulus yang kemungkinan besar dapat mengangkat kondisi perekonomian.

Biden menyatakan bahwa sudah ada beberapa pihak yang menerima dana stimulus sebesar Rp20 Juta dan pembagian akan terus berjalan. Biden juga menyatakan bahwa pemerintah akan berkeliling beberapa negara bagian untuk sosialisasi dana stimulus tersebut.

Saat ini Biden juga menyatakan bahwa pemerintah akan terus mendukung pertumbuhan perekonomian. Hal ini akan didukung melalui penerapan kebijakan fiskal ekspansif yang salah satunya adalah melalui dana stimulus ini.

Baca juga: Pidato Presiden Joe Biden Semakin Dekat, Bagaimana Dolar Amerika?

Namun, saat ini perekonomian masih terhambat oleh keuntungan surat utang negara atau obligasi Amerika. Saat ini obligasi dengan waktu kadaluwarsa 10 tahun telah naik hingga mencapai 1,62%, angka tertinggi sepanjang masa.

Dengan naiknya keuntungan tersebut, maka masyarakat menjadi lebih tertarik sehingga jumlah uang beredar terus berkurang. Hambatan ini menjadi salah satu hal yang harus ditangani oleh pemerintah dan bank sentral jika pandangan ekspansif ingin diterapkan.

Sehingga saat ini kabar yang ditunggu oleh mayoritas pasar kemungkinan besar adalah pengumuman pembelian kembali surat utang negara.

 

Tags: