Bitcoin turun dan mengecoh pasar sekali lagi dengan pergerakannya yang diprediksi naik namun ternyata turun. Baru-baru ini, harga bitcoin jatuh sekitar $600 ke $10.400 setelah 48 Jam yang lalu naik ke sekitar $11.000.

Bitcoin Turun Menuju $10.000

Saat ini merupakan saat yang sulit untuk bitcoin, mengingat bagaimana volatilitasnya yang sangat besar beberapa pekan terakhir. Mata uang kripto ini telah kesulitan untuk tetap dalam satu arah yang jelas dan telah mengecoh mayoritas investor yang membuat prediksi harga.

Menurut mayoritas analis, volatilitas ini telah berakhir. Hal ini disebabkan oleh kontrak options bitcoin senilai $2 Milyar yang akan kadaluarsa. Umumnya, setelah kontrak tersebut selesai, bitcoin mengalami pergerakan yang mulai jelas dan volatilitas berkurang.

Kabar baiknya adalah jumlah kontrak yang dipegang oleh pasar, telah mencapai angka tertinggi. Saat ini, nilainya berada pada $1,9 Milyar yang merupakan tiga kali lipat angka di musim panas lalu. Data ini dipublikasi oleh Skew, yang juga menyatakan sekitar 50% kontrak akan kadaluarsa akhir pekan ini.

Baca juga: India Kembali Ingin Menghentikan Perdagangan Kripto! Mengapa?

Kondisi ini dapat membawa bitcoin ke fase apresiasi dan kemungkinan bitcoin akan naik kembali menjadi aset kripto tertinggi. Seberapa tinggi harganya akan naik masih menjadi perkiraan yang belum jelas. Namun, kemungkinan besar akan terlihat apresiasi yang cukup signifikan dari aset ini.

Alex Kuptsikevich, analis senior keuangan di FX Pro, menyatakan bahwa bitcoin telah melawan tekanan jual ke bawah $10.000. Sehingga, untuk saat ini, bitcoin masih aman, namun volatilitasnya membuat perhatian harus lebih dalam terhadap aset ini. Oleh karena itu, saat ini merupakan saat yang tepat untuk melakukan pembelian secara perlahan dan bukan membeli langsung secara menyeluruh.

Kontrak Options Bitcoin

Tahun 2020 telah memperlihatkan bahwa kontrak options bitcoin bisa naik ke titik yang sangat tinggi. Deribit, salah satu wadah perdagangan kontrak derivatif, adalah salah satu pendorong terjadinya kenaikan kontrak options bitcoin tahun ini. Wadah ini berasal dari Panama, yang menjadi pendukung bahwa Amerika Latin memiliki antusiasme yang meningkat terhadap pasar kripto.

Secara keseluruhan, bitcoin telah berhasil menjaga stabilitasnya dengan harganya yang belum turun ke bawah $10.000. Sayangnya, aset lain tidak mengikuti pergerakan bitcoin, dengan saham yang jatuh sangat dalam beberapa hari terakhir. Selain itu, beberapa aset kripto lain juga mengalami penurunan dengan mayoritas pasar Keuangan yang masih tertekan ketidakpastian global.

Dilansir dari Live Bitcoin News