Bitcoin dituduh sebagai dana utama dalam beberapa kecurangan dan juga kegiatan terorisme. Tuduhan ini sering kali muncul, dan para penggiat kripto sangat sering menyangkal bahwa hal ini tidak benar. Banyak orang yang percaya terhadap bitcoin dan kripto secara menyeluruh dan jika ternyata tuduhan tersebut dibuktikan benar melalui data, pasti akan banyak pihak yang kecewa.

Bitcoin Dituduh Sebagai Dana Utama Terorisme

Kabar terbaru yang datang dari Perancis adalah bahwa 29 orang telah ditangkap dan dihukum akibat memanfaatkan bitcoin dan kripto sebagai dana penyokong terorisme. Organisasi ini berbasis di Suriah dan masih terdapat dua pemimpinnya yang dicari, dengan nama Mesut S. dan Walid F.

Kedua orang ini terlihat terakhir di Suriah sejak 2013 dan diduga menjadi bagian dari organisasi yang terikat dengan Al-Qaeda. Awalnya, keduanya telah tertangkap dan ditetapkan bersalah di Perancis, namun tidak dapat ditemukan di perbatasan negara. Sehingga ditetapkan bersalah dan dihukum 10 tahun penjara, walau tidak hadir secara fisik.

29 orang lainnya telah dihukum, dan rata-rata berumur 22 hingga 66 tahun. Walau mayoritas dituduh hanya memberikan dana kepada organisasi ini, dua diantaranya dipercaya memiliki peran yang besar. Peran ini adalah memastikan bahwa dana tersebut masuk ke organisasi tersebut dan dipercaya mereka adalah pemimpinnya. Menteri Perekonomian Perancis adalah orang yang membuka kasus ini, dengan tim yang bernama Tracfin yang sering membuka kasus pencucian uang dan penipuan.

Teknis Perpindahan Dana

Sebagian besar dari dana organisasi terorisme tersebut masih menggunakan uang fiat, akibat sulitnya untuk dilacak. Namun, baru-baru ini, mereka berpindah ke bitcoin, walau tidak secara menyeluruh, yang dikatakan untuk menambah keamanan. Sering kali beberapa transaksi terjadi secara bersamaan, dengan beberapa jenis mata uang yang dikirim ke beberapa tujuan. Hal ini membuat mata uang kripto lebih sulit untuk dilacak dan mempersulit kecurangan untuk ditemukan.

Baca juga: DeFiner Meluncurkan Token Asli Jaringan (FIN)

Investigasi terhadap organisasi ini pertama dibahas pada awal Januari Tahun 2020. Dipercaya bahwa organisasi ini sudah aktif sejak awal Tahun 2019. Beberapa orang yang dituduh terlibat dalam skema ini, membeli kupon kripto dengan nilai $11 hingga $165. Mereka kemudian memberikan dana yang dicairkan kepada organisasi terorisme ini yang kemudian menggunakannya untuk kegiatan operasional.

Dilansir dari Live Bitcoin News

 

Tags: