SoftBank Group Corp perusahaan induk konglomerat multinasional Jepang yang berkantor pusat di Tokyo, mengatakan pada hari Jumat akan menjual saham unit telekomunikasi Jepang SoftBank Group Corp senilai US$12,5 miliar  atau setara dengan 182 Triliun Rupiah. Penjualan ini dilakukan karena mengejar dorongan untuk meningkatkan cadangan kas.

Penjualan tersebut diumumkan setelah penutupan perdagangan Jumat dan diharapkan berlangsung pada akhir September serta melibatkan lebih dari 927 juta saham di unit telekomunikasi Jepang. Perusahaan multinasional ini  mengakhiri sesi Jumat pada 1.431,5 yen. Penjualan saham tersebut dilakukan sebagai bagian dari program penggalangan dana besar-besaran oleh SoftBank Group yang pada awalnya diharapkan dapat mengumpulkan 4,5 triliun yen ($41 miliar).

Perusahaan Perlu Perluas Cadangan Uang Tunai

Dalam sebuah pernyataan yang dilansir dari Asia Times  SoftBank Group mengutip “ketidakpastian yang sedang berlangsung di lingkungan pasar karena kekhawatiran tentang potensi gelombang kedua atau bahkan ketiga Covid-19.” Mengingat ketakutan tersebut, dikatakan bahwa “perlu untuk memperluas cadangan uang tunai di luar Program 4,5 Triliun JPY untuk memastikan opsi yang fleksibel untuk menanggapi perubahan dalam lingkungan pasar.”

Baca juga: Harga Saham Perbankan Turun! Tapi Diprediksi Akan Naik Kembali

Dikatakan bahwa penawaran tersebut tidak akan membuat perubahan dalam hubungannya dengan SoftBank Group Corp dan bahwa “kepentingan strategis perusahaan bagi seluruh SoftBank Group tetap tidak berubah.”

Penjualan tersebut akan mengurangi kepemilikan SoftBank Group di perusahaan telekomunikasi dari 62,1% menjadi 40,4%, menurut pernyataan tersebut. Penawaran saham akan dibagi antara penawaran Jepang dan internasional, tambahnya.

Tags: