Dolar kembali mulai merangkak lebih tinggi terhadap beberapa mata uang lainnya pada hari Kamis. Kenaikan tersebut lantaran investor menimbang dampak dari lockdown ekonomi global, dan reli empat hari euro terhadap mata uang A.S. pada optimisme tentang persatuan fiskal yang lebih dekat di Eropa kehabisan tenaga.

Indeks Mata Uang Dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, Mencatakan kenaikan sebesar 0,2% pada 99,355.

Jutaan Penduduk Amerika Ajukan Tunjangan Tuna Karya

Data pada hari Kamis menunjukkan sebanyak lebih dari jutaan orang Amerika mengajukan tunjangan pengangguran pekan lalu karena simpanan yang terus menipis dan gangguan dari pandemic virus corona melepaskan gelombang kedua PHK. Merujuk pada bulan lain kehilangan pekerjaan yang mengejutkan pada bulan Mei.

Greenback, yang menarik investor di saat ketidakpastian ekonomi, telah melemah sejak mencapai level tertinggi lebih dari tiga tahun pada bulan Maret. Lantaran intervensi bank sentral telah mengurangi kekurangan dolar internasional dan investor cenderung ke arah aset berisiko.

“USD telah turun ke ujung bawah kisaran perdagangan dan sejah ini telah bertahan selama beberapa minggu karena pasar menilai lockdown ekonomi global turun,” ungkap kepala strategi Valas Shaun Osborne di Scotia Bank.

“Kami pikir ruang untuk kerugian tambahan kemungkinan terbatas kecuali beberapa dinamika fundamental baru muncul untuk mendorong perdagangan,” tambah Osborne.

Baca juga: Kebijakan Moneter AS Masih Kesulitan Atasi Keterpurukan Ekonomi

Pernyataan Trump Terhadap Tiongkok

Ketegangan Sino-AS yang meningkat, sehubungan dengan Presiden Donald Trump yang mengatakan Amerika Serikat akan bereaksi keras jika Cina memberlakukan undang-undang keamanan nasional untuk Hong Kong sebagai tanggapan atas protes pro-demokrasi yang kerap tahun lalu kerap mendukung dolar.

Euro, yang naik 1,6% selama empat sesi terakhir, dibantu oleh proposal Perancis dan Jerman baru-baru ini untuk dana pemulihan 500 miliar euro ($ 543 miliar) untuk menawarkan hibah ke daerah dan sektor yang paling terpukul oleh pandemi virus corona, adalah 0,21% lebih rendah pada $ 1,0956. Pound mendekati level datar pada hari ini terhadap dolar tetapi tetap di bawah tekanan di tengah kekhawatiran bahwa Bank of England dapat memangkas suku bunga di bawah nol.

Dilansir dari Reuters.com

 

Tags: