Meskipun melonjak naik sekitar $200 pada 11 Maret lalu, namun saat ini Ethereum turun dan harus kehilangan semua kemajuan tersebut.  Satu lagi aset kripto yang mengalami penurunan di bulan ini. Ethereum, aset terbesar kedua dalam bursa cryptocurrency mengalami penurunan bulanan di 184 USD, aset crypto Ethereum turun dan berusaha memulihkan kembali keadaan dari deritanya selama akhir pekan.

Beberapa waktu lalu, Bitcoin, Ethereum, dan seluruh market kripto menunjukkan kesiapan untuk pulih. Secara singkat, Bitcoin memperoleh harga di atas nilai 8.000 USD dan Ethereum aman di atas $200. 

Baca juga: Harga Ethereum Naik Dua Kali Lipat menuju $300

Harga Ethereum Belum Mengalami Peningkatan 

Pada 12 Maret, ETH trading hanya dengan harga sebesar 180 USD, kehilangan hampir 8% dalam 24 jam sebelumnya. Pasar kripto menderita kerugian besar di awal minggu ini, seperti halnya yang terjadi pada kegiatan di saham tradisional dan bursa saham, mereka mulai menurun pada 9 Maret lalu. Hal itu didorong oleh meningkatnya ketakutan pada epidemi wabah virus corona dan harga minyak yang tinggi.

Kabar baik yang membuat peningkatan aset Ethereum selama beberapa hari terakhir belum muncul juga. Contohnya, di awal minggu ini, perusahaan investasi yang dipimpin oleh co-founder Reddit, Alexis Ohanian mengumumkan penggalangan dana 5 juta USD kepada Ethereum-based card game SkyWeaver. Pertama kalinya, rating investasi perusahaan Morningstar dinilai bermasalah terhadap sekuritas yang dilihat dari blockchain Ethereum. 

Namun demikian, pasar kripto tetap berada dalam posisi yang hampir sama sejak penurunan di 9 Maret lalu — gabungan harga pasar sekitar 216 juta USD, turun dari 264 juta USD pada 7 Maret 2020. Sedangkan, Bitcoin Cash, Tezos dan Litecoin masing-masing turun antara lima dan sepuluh persen. Saham juga jatuh lagi pada 12 Maret pagi. 

Meskipun telah memperoleh sebanyak 500 poin sejak kemarin, Dow mengalami penurunan lagi pada awal 12 Maret yang memperlihatkan kehilangan lebih dari 800 poin. Untuk S&P sendiri telah kehilangan tambahan 3,5 persen.