Korelasi Bitcoin dan Emas Naik!

Penurunan bitcoin untuk bergerak bersama-sama dengan saham Amerika Serikat (AS) telah memfokuskan kembali korelasi yang tiba-tiba menguat: antara kripto dan emas.

Peningkatan korelasi mendukung argumen oleh pendukung bitcoin yang menyebut kripto sebagai emas digital menawarkan keuntungan safe-haven yang sama dengan barang asli.

Kepala penelitian di kelompok riset kripto Kaiko, Clara Medalie mengatakan melihat sedikit pemisahan pasar kripto dan saham, yang tercermin dalam peningkatan korelasi BTC dengan emas.

“Bitcoin baru-baru ini diperdagangkan tepat di atas USD 20.000, naik hampir 3 persen selama tujuh hari terakhir, sementara emas berpindah tangan pada USD 1.700, naik lebih dari 3 persen selama periode yang sama,” ujar Medalie dikutip dari CoinDesk, Jumat (7/10/2022).

Pekan lalu, korelasi antara kedua aset mencapai lebih dari 0,3, tertinggi dalam lebih dari setahun, bahkan ketika cryptocurrency dipisahkan dari ekuitas, menurut Kaiko. Korelasi antara emas dan bitcoin berkisar antara positif dan negatif 0,2 sejak akhir tahun lalu.

Baca juga: Harga Bitcoin Ambles Gara-gara Rilis Data Tenaga Kerja AS!

Angka 0,3 umumnya menunjukkan korelasi yang sedikit positif dan 0,5 cukup kuat, sedangkan angka negatif menunjukkan korelasi yang lemah.

Bitcoin telah jatuh jauh lebih tajam daripada emas tahun ini. Serangan Rusia kepada Ukraina dan kejatuhan ekonomi juga menyapu bitcoin dalam aksi jual yang dipicu oleh kecemasan di pasar yang lebih berisiko seperti kripto.

Sebelumnya, sebuah sebuah tes hukum yang digunakan regulator Amerika Serikat (AS) untuk menentukan aset yang memenuhi syarat sebagai kontrak investasi, oleh karena itu aset tersebut harus diatur oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS. Menanggapi hal itu,  kepala SEC, Gary Gensler mengatakan sebagian besar cryptocurrency melewati proses itu.

Gary menyoroti hal ini karena beberapa aset kripto dinilai sebagai sekuritas bukan komoditas karena mereka melakukan proses Initial Coin Offering (ICO). Penawaran ini semuanya tercantum dalam undang-undang sekuritas AS.

“Dari hampir 10.000 token di pasar kripto, saya yakin sebagian besar adalah sekuritas. Penawaran dan penjualan ribuan token kripto ini tercakup dalam undang-undang sekuritas,” ujar Gary, dikutip dari Yahoo Finance, Jumat (7/10/2022).

Dengan kata lain, Gensler melihat sebagian besar industri kripto beroperasi secara ilegal karena tak patuh terhadap undang-undang sekuritas. Mereka tidak mengaku dirinya sebagai sekuritas.

 

Sumber

Baca juga: Harga Dogecoin dan XRP Sentuh Level Tertinggi